Persija Hadapi Ujian Berat di Bantul

Author Image

Dewi Laksmi

10 Oktober 2026, 01:06 WIB

portalbatang.id – Persija Jakarta bersiap melakoni laga krusial dalam lanjutan pekan keempat BRI Super League 2026/2027. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini dijadwalkan bertandang ke markas PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Sabtu (10/10/2026) sore WIB. Pertandingan ini menjadi ujian pembuktian bagi skuad asuhan Shin Tae-yong setelah kompetisi sempat dihentikan selama tiga pekan.

Jeda panjang akibat agenda FIFA Matchday ternyata membawa tantangan tersendiri bagi persiapan teknis Persija. Pelatih asal Korea Selatan tersebut mengakui bahwa proses pembangunan organisasi permainan tim tidak berjalan secara maksimal. Hal ini disebabkan oleh banyaknya pemain inti yang harus memenuhi panggilan tugas negara untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Persija Hadapi Ujian Berat di Bantul
Gambar Istimewa : cdn0-production-images-kly.akamaized.net

Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa absennya sejumlah pilar utama membuat latihan taktik tidak bisa dilakukan secara utuh. Koordinasi antarpemain yang seharusnya menjadi fokus utama selama masa jeda menjadi terhambat karena tidak adanya komposisi pemain yang lengkap dalam sesi latihan.

"Kendala utamanya adalah karena banyak pemain tim nasional yang dipanggil, kami tidak bisa melakukan latihan taktik atau membangun organisasi tim secara bersama-sama," ungkap Shin Tae-yong dalam sesi konferensi pers, Jumat (9/10/2026).

Lima pemain kunci Persija, yakni Rizky Ridho, Jordi Amat, Rayhan Hannan, Shayne Pattynama, dan Nadeo Argawinata, baru saja menyelesaikan tugas internasional mereka di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Meski mereka berhasil membawa pulang trofi juara, Shin Tae-yong meminta para pemainnya untuk segera menanggalkan euforia tersebut dan kembali fokus pada target klub.

Meski persiapan taktik terganggu, Shin memastikan bahwa kondisi fisik para pemain tetap terjaga. Selama masa jeda tiga minggu, tim tetap menjalankan program latihan khusus dan pemulihan kondisi agar pemain tidak kehilangan ritme kompetisi. Namun, sang pelatih enggan menjamin kesiapan penuh skuadnya saat menghadapi PSIM nanti. Ia mengaku perlu melihat langsung kondisi pemain di lapangan sebelum menentukan strategi terbaik.

Secara statistik, Persija datang ke Bantul dengan modal kepercayaan diri yang sangat tinggi. Macan Kemayoran tampil impresif dengan menyapu bersih kemenangan dalam tiga laga pembuka musim ini. Saat ini, Persija kokoh di posisi ketiga klasemen sementara dengan raihan sembilan poin, hanya terpaut tipis satu angka dari pemuncak klasemen, Dewa United.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan tuan rumah, PSIM Yogyakarta. Laskar Mataram tengah berjuang keras untuk keluar dari zona bawah setelah gagal meraih kemenangan dalam tiga laga awal. Dengan catatan satu hasil imbang dan dua kekalahan, PSIM baru mengantongi satu poin dan tertahan di peringkat ke-14 klasemen sementara. Duel ini diprediksi akan menjadi laga yang sangat menarik antara tim yang sedang berada di puncak performa melawan tim yang sedang mencari konsistensi.

Related Post