portalbatang.id – Persija Jakarta menunjukkan taringnya sebagai kekuatan dominan dalam lanjutan kompetisi BRI Super League musim 2026/2027. Bertanding di hadapan pendukungnya sendiri di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada Rabu (21/10/2026) malam WIB, tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut tampil beringas dengan melumat Arema FC lewat skor telak 5-1.
Kemenangan besar ini menjadi momentum kebangkitan sekaligus pernyataan tegas bagi para pesaingnya di liga. Dominasi Persija terlihat sejak peluit pertama dibunyikan, di mana mereka langsung menekan lini pertahanan tim tamu tanpa ampun.

Bintang kemenangan Persija malam itu adalah Alexander Jeremejeff. Penyerang tajam tersebut tampil sangat klinis dengan mencetak dua gol atau brace. Gol pertama Jeremejeff tercipta pada menit ke-10, yang kemudian disusul oleh gol keduanya tepat sebelum turun minum pada menit ke-45. Keunggulan ini membuat mental Arema FC goyah di babak kedua.
Also Read
Tak berhenti di situ, Persija terus menambah penderitaan Arema FC. Stjepan Loncar menambah keunggulan pada menit ke-76, disusul oleh gol Victor Dethan pada menit ke-80. Sebagai penutup pesta gol, Ivan Mamut melengkapi kemenangan telak tersebut melalui golnya di masa injury time, tepatnya pada menit ke-90+2.
Dalam sesi konferensi pers usai pertandingan, pelatih Persija, Shin Tae-yong, tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh penggawa tim yang telah menunjukkan semangat pantang menyerah di lapangan hijau.
"Kemenangan hari ini adalah buah dari kerja keras seluruh pemain. Mereka tidak menyerah sedikit pun dalam mengejar bola dan menjalankan instruksi di lapangan," ujar pelatih asal Korea Selatan tersebut dengan nada bangga.
Menariknya, Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa kemenangan besar ini tidak datang begitu saja. Ia menyebut bahwa kekalahan menyakitkan yang dialami Persija sebelumnya saat bertandang ke markas Persita Tangerang menjadi titik balik penting. Saat itu, Persija harus menyerah dengan skor tipis 2-3 di Banten International Stadium (BIS).
"Pertandingan melawan Persita memberikan banyak pelajaran berharga bagi kami. Kami melakukan evaluasi mendalam atas kekurangan tersebut," tambah Shin Tae-yong.
Ia juga menyoroti perubahan taktik yang diterapkan pemainnya, terutama dalam hal intensitas permainan. Menurutnya, keberanian pemain untuk melakukan pressing tinggi sejak dari lini depan menjadi kunci utama hancurnya pertahanan lawan.
"Para pemain melakukan evaluasi diri secara aktif. Mereka berani melakukan tekanan sejak dari lini depan lawan. Saya rasa itulah kekuatan utama yang membawa kami meraih kemenangan besar hari ini," jelasnya.
Berkat hasil maksimal ini, Persija Jakarta sukses kembali menduduki puncak klasemen sementara BRI Super League. Macan Kemayoran kini telah mengoleksi 15 poin dari enam pertandingan yang telah dijalani, memperlebar jarak dengan para pesaing terdekatnya dalam perburuan gelar juara musim ini.




