portalbatang.id – Di tengah hiruk pikuk perjuangan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Persik Kediri justru memilih jalur berbeda. Klub berjuluk Macan Putih ini memanfaatkan jeda panjang BRI Super League 2026/2027 untuk menempa fisik para pemainnya, sebuah langkah strategis demi menghadapi jadwal super padat yang menanti di bulan Oktober.
Oktober diprediksi menjadi bulan krusial bagi Persik. Empat pertandingan berat sudah menanti, termasuk tiga laga kontra tim-tim papan atas liga. Mereka akan menjamu Madura United di kandang, lalu bertandang ke markas Persija Jakarta dan Persib Bandung. Jadwal yang menantang ini menuntut kondisi fisik prima dari Bayu Otto dkk. agar mampu bersaing di level tertinggi.

Pelatih Persik, Marcos Reina, menegaskan pentingnya peningkatan kebugaran. "Fisik pemain sudah bagus, namun kami perlu memaksimalkan minggu ini untuk mengangkat level kebugaran mereka lebih tinggi lagi. Jadwal mendatang sangat padat, dan kami butuh vitalitas tubuh prima untuk menghadapinya," ujar pelatih asal Spanyol itu. Reina menambahkan bahwa gaya bermain intensitas tinggi yang ia terapkan sangat menguras energi. "Kami ingin menjadi tim yang intens di semua momentum. Untuk itu, kami harus punya tim dengan kondisi terbaik," jelasnya, merujuk pada karakter spartan dan agresif Persik di awal musim.
Also Read
Meski sempat menikmati libur singkat usai bermain imbang 1-1 melawan Arema FC, kondisi fisik para pemain Persik dinilai tetap terjaga dengan baik. Hasil tes fisik terbaru menunjukkan catatan impresif dari dua legiuner asing, Imanol Garcia dan Ernesto Gomes, yang meraih nilai terbaik. "Dari hasil tes itu, nilai Imanol Garcia dan Ernesto Gomez terbaik. Kita upayakan pemain lain juga bisa mencapai puncak kebugaran yang kita inginkan," pungkas Reina, optimis seluruh skuadnya akan siap tempur saat Oktober tiba.




