portalbatang.id – Jakarta dan Bandung siap menjadi saksi bisu perjuangan Timnas Indonesia di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen yang akan berlangsung dari 25 September hingga 5 Oktober 2026 ini bukan sekadar perebutan supremasi regional, melainkan juga medan penting bagi Skuad Garuda untuk mendongkrak posisi di ranking FIFA. Tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh, Indonesia memiliki misi ganda: meraih gelar juara di kandang sendiri sekaligus memperbaiki peringkat dunia.
Pengamat sepak bola nasional, Luciano Leandro, menegaskan bahwa status FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai turnamen resmi dalam kalender FIFA menjadikannya sangat krusial. "Turnamen ini penting bukan hanya dari sisi persaingan regional, tetapi juga dari perspektif ranking FIFA. Setiap pertandingan internasional yang masuk perhitungan FIFA dapat memberikan dampak terhadap perolehan poin," ujar Luciano kepada portalbatang.id. Ia menambahkan, Timnas Indonesia telah membuktikan bahwa hasil positif di FIFA Matchday mampu mendongkrak ranking, seperti pada Juni 2026 lalu, kemenangan atas Oman dan Mozambik membawa Indonesia naik empat posisi ke peringkat 118 dunia.

Meskipun ranking FIFA menjadi daya tarik, Luciano mengingatkan agar fokus utama tetap pada performa dan hasil pertandingan. "FIFA ASEAN Cup 2026 harus dilihat sebagai kesempatan untuk mendapatkan hasil positif sekaligus meningkatkan konsistensi performa Timnas Indonesia," pesannya. "Fokus utama tetap pada performa dan hasil pertandingan satu per satu. Ranking FIFA adalah konsekuensi dari hasil yang konsisten." Peningkatan kualitas Timnas Indonesia bahkan telah diakui oleh legenda sepak bola regional seperti Baihakki Khaizan dari Singapura dan Safiq Rahim dari Malaysia, menunjukkan bahwa Skuad Garuda berada di jalur yang benar.
Also Read
Selain poin ranking, turnamen ini juga menjadi ajang vital untuk membangun kepercayaan diri dan mental kompetitif Timnas Indonesia di level regional. Di bawah asuhan pelatih John Herdman, 23 pemain terbaik telah disiapkan, termasuk sejumlah nama diaspora yang berkarier di luar negeri seperti Kevin Diks, Emil Audero, Elkan Baggott, dan Dean James. Perjalanan Tim Merah-Putih akan dimulai dengan laga pembuka melawan Timnas Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat, 25 September 2026. Laga ini akan menjadi penentu awal langkah Indonesia dalam mewujudkan ambisi ganda di panggung ASEAN.




