PSIM Yogyakarta Hadapi Madura United On Fire

Author Image

Dewi Laksmi

15 September 2026, 23:06 WIB

portalbatang.id – PSIM Yogyakarta tengah berjuang keras mencari performa terbaiknya di awal musim BRI Super League 2026/2027. Setelah dua pertandingan, Laskar Mataram baru mengoleksi satu poin, menempatkan mereka di posisi ke-12 klasemen sementara. Ujian berat kini menanti saat mereka harus bertandang ke markas Madura United, tim yang sedang dalam tren positif.

Perjalanan PSIM di kompetisi musim ini dimulai dengan hasil imbang 1-1 melawan Persita Tangerang. Sayangnya, pada laga kedua, skuad asuhan Jean-Paul van Gastel harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu, 13 September 2026. Hasil ini membuat PSIM berada di papan tengah bawah, dengan poin yang sama dengan PSM Makassar dan Garudayaksa FC.

PSIM Yogyakarta Hadapi Madura United On Fire
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Kesempatan untuk memburu kemenangan perdana akan datang pada pekan ketiga, saat PSIM bertandang ke Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan untuk menghadapi Madura United pada Jumat, 18 September 2026. Namun, misi ini diprediksi tidak akan mudah. Madura United tampil perkasa di awal musim, berhasil memetik dua kemenangan beruntun, yakni menundukkan Persijap Jepara 2-0 dan mengalahkan PSS Sleman 3-1. Tren positif ini menjadikan mereka lawan yang sangat berbahaya.

Evaluasi mendalam dilakukan setelah kekalahan dari Persebaya. Salah satu momen krusial yang mengubah jalannya pertandingan adalah kartu merah yang diterima Laskar Mataram di awal babak kedua. Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, mengakui bahwa permainan berjalan seimbang di paruh pertama, namun situasi berubah drastis setelah timnya bermain dengan 10 pemain. "Babak pertama berjalan seimbang dan permainan berubah ketika kami mendapat kartu merah setelah menit ke-50. Setelah itu kami harus bertahan lebih ke dalam karena kekurangan satu pemain dan ada banyak umpan silang," ujar Van Gastel. Ia menambahkan, timnya sudah berjuang maksimal meski akhirnya kebobolan satu gol.

Meski belum meraih kemenangan, Van Gastel menolak anggapan bahwa timnya sedang menghadapi masalah. "Saya tidak mengerti apa yang Anda maksud dengan masalah. Ketika Anda bermain dengan 10 pemain, Anda bisa saja kalah dalam pertandingan. Jadi, mungkin Anda yang punya masalah?" tegasnya, menunjukkan kepercayaan diri pada timnya. Senada dengan pelatih, kiper PSIM, Cahya Supriadi, mengakui laga melawan Persebaya cukup berat, namun ia melihat timnya telah memberikan perlawanan. "Pertandingan ini cukup berat juga untuk kita dan kami juga bisa memberikan perlawanan. Ke depannya kami mungkin bisa lebih baik lagi," ucap penjaga gawang Timnas Indonesia itu, menyiratkan optimisme untuk pertandingan mendatang.

Dengan tantangan yang semakin berat di depan, PSIM Yogyakarta harus menemukan formula terbaik untuk bisa mencuri poin, bahkan kemenangan, di kandang Madura United. Laga ini akan menjadi pembuktian mental dan strategi bagi Laskar Mataram untuk bangkit dari keterpurukan awal musim dan memulai perburuan poin penuh.

Related Post