PSIM Yogyakarta Terpuruk di Dasar Klasemen

Author Image

Dewi Laksmi

25 Oktober 2026, 04:39 WIB

portalbatang.id – Kabar buruk kembali menyelimuti kubu Laskar Mataram. PSIM Yogyakarta dipastikan gagal meraih kemenangan dalam lanjutan pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Isenmulang Kalteng FC. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Sabtu (24/10/2026) sore WIB tersebut berakhir dengan skor kacamata yang mengecewakan bagi pendukung setia PSIM.

Meski secara statistik penguasaan bola terlihat sangat dominan dengan angka mencapai 63 persen, dominasi tersebut tidak mampu dikonversi menjadi gol. Isenmulang Kalteng FC justru tampil disiplin dengan hanya mengandalkan 37 persen penguasaan bola namun berhasil mencuri satu poin berharga dari laga tandang ini.

PSIM Yogyakarta Terpuruk di Dasar Klasemen
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Krisis kepercayaan diri tengah menghantui skuad berlogo Tugu Pal Putih tersebut. Hasil imbang ini memperpanjang tren negatif PSIM yang kini mencatatkan tujuh pertandingan beruntun tanpa kemenangan di kompetisi kasta tertinggi ini. Sebelum hasil imbang di Bali, Laskar Mataram baru saja menelan kekalahan tipis 0-1 dari Bhayangkara FC. Rentetan hasil buruk lainnya meliputi kekalahan dari Persebaya Surabaya, Madura United, Persija Jakarta, hingga PSM Makassar. Satu-satunya hasil imbang yang pernah mereka raih hanyalah saat menghadapi Persita Tangerang di laga pembuka musim.

Masalah utama yang terlihat jelas adalah rapuhnya konsentrasi di lini pertahanan serta tumpulnya lini depan dalam mengeksekusi peluang. Hal ini membuat dominasi permainan yang mereka bangun seringkali berakhir sia-sia tanpa hasil yang nyata.

Kondisi ini menempatkan PSIM Yogyakarta dalam situasi yang sangat kritis. Saat ini, mereka masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan raihan hanya dua poin. Yang lebih mengkhawatirkan, performa PSIM musim ini dinilai bahkan lebih buruk dibandingkan tim-tim yang memulai kompetisi dengan sanksi pengurangan poin.

Sebagai informasi, Java United dan Isenmulang Kalteng FC sebelumnya dijatuhi sanksi pengurangan dua poin oleh I.League akibat masalah administrasi lisensi klub. Namun, kedua tim tersebut terbukti mampu bangkit dan mengumpulkan poin dari hasil pertandingan mereka. Sebaliknya, PSIM justru seolah jalan di tempat dan terus merosot.

Ancaman degradasi kini membayangi dengan sangat nyata. Jika tim lain seperti Persijap Jepara berhasil meraih kemenangan di laga berikutnya, PSIM dipastikan akan terlempar ke posisi juru kunci klasemen. Jika tren buruk ini tidak segera dievaluasi secara total, mimpi untuk bersaing di papan tengah musim ini akan semakin sulit untuk diwujudkan.

Related Post