PSS Sleman Ditahan Imbang Bhayangkara FC

Author Image

Dewi Laksmi

9 November 2026, 04:39 WIB

portalbatang.id – Persaingan sengit tersaji dalam lanjutan pekan kesembilan BRI Super League musim 2026/2027 saat Stadion Maguwoharjo menjadi saksi bisu duel antara PSS Sleman melawan Bhayangkara FC. Bertanding di hadapan pendukungnya pada Minggu (8/11/2026) sore, tim berjuluk Super Elang Jawa harus puas berbagi angka setelah laga berakhir dengan skor imbang 1-1.

Sejatinya, PSS Sleman memiliki peluang besar untuk membawa pulang tiga poin penuh ke markas mereka. Dominasi permainan sempat terlihat ketika Jajang Mulyana berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-50 melalui sundulan tajam yang menggetarkan jala gawang lawan. Keunggulan satu gol tersebut sempat membuat optimisme suporter membubung tinggi.

PSS Sleman Ditahan Imbang Bhayangkara FC
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Namun, kegembiraan tersebut tidak bertahan lama. Bhayangkara FC yang tampil pantang menyerah berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-76 melalui aksi Sani Rizki. Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi lini pertahanan PSS yang gagal mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Menanggapi hasil tersebut, pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, memberikan evaluasi mendalam. Meski gagal meraih kemenangan, ia mengaku cukup puas dengan skema permainan yang dijalankan anak asuhnya. Menurutnya, tim mampu beradaptasi dengan cepat saat Bhayangkara FC melakukan perubahan taktik di tengah laga.

"Secara keseluruhan, kami mampu mengendalikan permainan dan memahami instruksi dengan baik. Walaupun lawan mengubah strategi, saya rasa adaptasi kami cukup cepat. Kami berhasil menciptakan peluang dan mencetak gol di babak kedua," ungkap Huistra dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.

Ia juga menambahkan bahwa gol penyama kedudukan lawan merupakan hasil dari bola pantul (rebound) yang kurang diantisipasi. Meski demikian, Huistra memberikan apresiasi khusus kepada para pemain muda dan talenta lokal yang tampil di lapangan. Ia melihat adanya semangat juang yang luar biasa dari para pemain lokal yang bertarung demi kehormatan Sleman hingga detik terakhir.

Senada dengan sang pelatih, gelandang PSS, Markus Madjar, mengakui bahwa hasil imbang ini terasa pahit bagi seluruh skuad. Ia merasa tim sebenarnya sudah bermain sangat kompak dan mampu mengontrol jalannya pertandingan, namun faktor keberuntungan belum berpihak pada mereka.

"Jujur saja, kami para pemain merasa kurang puas dengan hasil ini. Padahal, kekompakan tim sudah terlihat sangat baik sore tadi. Kami merasa kurang beruntung saja, namun ini akan menjadi bahan evaluasi saat latihan agar kami bisa meraih tiga poin penuh saat menghadapi Arema FC nanti," ujar Markus.

Kini, PSS Sleman memiliki waktu jeda sekitar dua pekan untuk membenahi kekurangan mereka sebelum kembali beraksi pasca-jeda FIFA Matchday. Hasil imbang ini membuat posisi Super Elang Jawa masih cukup rawan, di mana mereka masih tertahan di zona degradasi pada peringkat ke-16 klasemen sementara dengan raihan lima poin dari sembilan pertandingan.

Related Post