Jakarta, Portal Batang ID – Perhelatan akbar Grammy Awards 2026 yang diselenggarakan pada 1 Februari lalu mencatatkan penurunan jumlah penonton yang signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Acara penghargaan musik bergengsi ini, yang menjadi siaran terakhirnya di saluran CBS sebelum berpindah ke ABC, menarik rata-rata 14,4 juta pemirsa.
Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar enam persen dari tahun sebelumnya, di mana Grammy Awards 2025 berhasil mengumpulkan 15,4 juta penonton. Tren penurunan ini bukan kali pertama terjadi, mengingat jumlah penonton Grammy 2025 juga telah merosot sembilan persen dibandingkan dengan edisi tahun 2024.

Meskipun demikian, Grammy 2025 tetap menjadi ajang penghargaan kedua yang paling banyak ditonton setelah Oscar 2025, yang kala itu meraih 19,7 juta pemirsa.
Di tengah kabar mengenai rating televisi yang terendah dalam beberapa tahun terakhir, pihak CBS mengklaim bahwa Grammy Awards 2026 merupakan program televisi yang "paling banyak dibicarakan di media sosial." Klaim ini didasarkan pada data enam bulan terakhir yang mencatat total 74,8 juta interaksi dan 302,5 juta total penayangan video, seperti yang dilaporkan oleh Variety pada Selasa (3/2).
Malam puncak Grammy Awards 2026 sendiri sukses digelar di Crypto.com Arena, Los Angeles, dengan dipandu oleh komedian Trevor Noah.
Dominasi Kendrick Lamar dan Sejarah Baru Bad Bunny
Dalam daftar pemenang, Kendrick Lamar menjadi bintang utama dengan membawa pulang lima piala. Kemenangan tersebut termasuk penghargaan Record of the Year kedua berturut-turut berkat karyanya "luther," dominasi mutlak di genre rap, dan Best Rap Album untuk album "GNX." Dengan pencapaian ini, Lamar secara resmi melampaui Jay-Z sebagai musisi hip-hop dengan koleksi piala Grammy terbanyak sepanjang sejarah.
Menyusul di belakang Lamar, Bad Bunny berhasil meraih tiga penghargaan, termasuk kategori prestisius Album of the Year untuk albumnya "Debí Tirar Más Fotos." Kemenangan ini mencetak sejarah baru, menjadikan "Debí Tirar Más Fotos" sebagai album berbahasa Spanyol pertama yang berhasil memenangkan Album of the Year di Grammy. Bad Bunny juga menjadi musisi Latino ketiga yang meraih penghargaan bergengsi tersebut.
Tak hanya itu, Grammy Awards 2026 turut mengukir nama Billie Eilish dan Finneas sebagai musisi dengan piala Song of the Year terbanyak dalam sejarah, yakni tiga piala, setelah lagu mereka "Wildflower" dinobatkan sebagai pemenang dalam kategori tersebut.