portalbatang.id – Laga pembuka League Cup musim 2026/2027 menjanjikan drama yang tidak biasa saat Persebaya Surabaya harus melakoni laga tandang melawan Kendal Tornado. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, pada Selasa (3/11/2026) ini bukan sekadar perebutan poin perdana, melainkan panggung reuni emosional bagi sejumlah pemain yang baru saja meninggalkan skuad Bajul Ijo.
Persebaya saat ini tengah berada dalam situasi sulit. Tekanan hebat dari para suporter akibat performa tim yang dianggap tidak memuaskan menjadi beban tambahan bagi para pemain. Di tengah tekanan tersebut, mereka justru harus menghadapi tim yang dipenuhi oleh wajah-wajah lama yang sangat mengenal seluk-beluk permainan mereka.

Kendal Tornado tampil sebagai lawan yang sangat diperhitungkan karena memiliki "senjata rahasia" berupa deretan eks pemain Persebaya. Nama-nama seperti Rizky Dwi Pangestu, Akbar Firmansyah, hingga Andre Oktaviansyah kini berseragam tim tamu. Tak hanya itu, lini kepelatihan Kendal Tornado juga dipimpin oleh Stefan Keeltjes, sosok asal Surabaya yang juga merupakan mantan pemain Persebaya. Kehadiran Stefan menambah bumbu nostalgia sekaligus ketegangan dalam pertemuan kedua tim ini.
Also Read
Sorotan utama tertuju pada sosok striker Rizky Dwi Pangestu. Pemain kelahiran Banyuwangi ini baru saja mengakhiri perjalanannya bersama Persebaya pada pertengahan 2026 setelah membela tim selama satu setengah musim. Setelah sempat menjalani masa peminjaman di Garudayaksa, Rizky akhirnya memilih tantangan baru dengan bergabung ke Kendal Tornado untuk berkompetisi di Pegadaian Championship 2026/2027.
Bagi Rizky, menghadapi mantan klubnya bukan sekadar pertandingan biasa. Ia mengaku memiliki motivasi ekstra untuk membuktikan kualitasnya di hadapan manajemen dan pendukung Persebaya. Ia bahkan secara khusus meningkatkan intensitas latihannya demi menghadapi laga krusial ini.
"Saya merasa sangat senang bisa bertemu kembali dengan Persebaya, apalagi sebelumnya saya adalah bagian dari tim tersebut. Begitu mendengar kami berada dalam satu grup dengan Persebaya, saya langsung menambah porsi latihan. Motivasi saya sangat tinggi untuk memberikan penampilan terbaik," ungkap Rizky dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, Rizky mengungkapkan bahwa instruksi dari pelatih Stefan Keeltjes menjadi pemacu semangat bagi dirinya dan rekan setim lainnya, seperti Akbar Firmansyah. Pelatih ingin para pemain eks Persebaya ini menunjukkan bahwa mereka memiliki kualitas yang mumpuni dan layak untuk bersaing di level tertinggi.
"Pelatih menyarankan kepada saya dan Akbar agar menunjukkan kepada Persebaya bahwa kami juga pemain yang layak berada di sana. Kami ingin membuktikan bahwa keputusan kami untuk berkembang di sini adalah langkah yang tepat," tambahnya.
Pertemuan ini diprediksi akan berjalan sangat sengit. Persebaya yang ingin bangkit dari keterpurukan harus waspada terhadap strategi Kendal Tornado yang sangat memahami pola permainan mereka. Apakah para "mantan" ini akan berhasil memberikan kejutan, atau justru Persebaya mampu membungkam mereka di Solo? Semua mata akan tertuju pada laga ini.




