portalbatang.id – Suasana formal dalam ruang konferensi pers pasca-pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 mendadak berubah menjadi ajang pesta yang penuh tawa. Momen tak terduga ini terjadi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Senin (5/10/2026) malam WIB, sesaat setelah Timnas Indonesia memastikan diri sebagai raja sepak bola Asia Tenggara.
Kejadian unik ini bermula ketika pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, bersama bek tangguh Elkan Baggott tengah duduk memberikan keterangan pers kepada awak media. Di tengah suasana serius membahas strategi kemenangan, tiba-tiba suasana riuh pecah dari arah belakang ruangan.

Tanpa aba-aba, penjaga gawang Emil Audero muncul bersama Rizky Ridho dan Jordi Amat. Bukannya membawa trofi, ketiganya justru membawa senjata "mematikan" berupa pistol air. Dengan wajah penuh kegembiraan, mereka langsung menyerbu ke arah Herdman dan Baggott, menyemprotkan air ke arah sang pelatih dan pemain bertahan tersebut.
Also Read
John Herdman dan Elkan Baggott yang awalnya fokus menjawab pertanyaan wartawan tampak terperanjat. Keduanya berusaha menghindar dari guyuran air sambil tertawa lepas, menciptakan pemandangan yang sangat kontras dengan ketegangan laga final yang baru saja usai. Aksi spontan para pemain ini sontak mengundang gelak tawa dari seluruh awak media yang hadir di ruangan tersebut.
Kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand dalam laga final ini memang terasa sangat emosional. Skuad Garuda harus melewati drama panjang setelah bermain imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu. Ketangguhan mental pemain Indonesia akhirnya teruji dalam babak adu penalti, di mana Indonesia berhasil unggul dengan skor 4-2.
Kemenangan ini bukan sekadar kemenangan biasa, melainkan sebuah sejarah besar bagi sepak bola nasional. Dengan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 ini, Indonesia berhasil mengakhiri penantian panjang selama 35 tahun untuk kembali meraih gelar juara di level senior. Terakhir kali Garuda terbang tinggi sebagai juara kompetisi resmi senior adalah pada ajang SEA Games 1991.
Menariknya, sejarah seolah berulang karena lawan yang dihadapi di final tahun 1991 juga adalah Thailand. Kala itu, Indonesia juga harus bersusah payah melalui drama adu penalti untuk menumbangkan Thailand. Setelah puluhan tahun hanya mampu menjadi runner-up di berbagai turnamen seperti Piala AFF, kini penantian panjang tersebut resmi berakhir di tangan generasi emas saat ini.
Sesi konferensi pers yang awalnya kaku pun ditutup dengan selebrasi hangat antara tim pelatih, pemain, dan awak media sebagai bentuk syukur atas pencapaian bersejarah ini.




