Stadion Brawijaya Kini Lebih Kokoh

Author Image

Dewi Laksmi

9 Oktober 2026, 18:39 WIB

portalbatang.id – Wajah Stadion Brawijaya di Kota Kediri kini tampil berbeda dan terlihat jauh lebih kokoh. Perubahan signifikan ini terlihat dari pemasangan pagar pembatas baru yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Kediri. Langkah ini diambil guna meningkatkan standar keamanan dan kenyamanan bagi para suporter yang akan menyaksikan laga krusial dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027.

Peningkatan fasilitas ini menjadi angin segar bagi manajemen Persik Kediri, terutama menjelang pertandingan pekan keempat yang mempertemukan Macan Putih melawan Madura United pada Jumat (9/10/2026). Dengan adanya pagar baru, diharapkan tensi pertandingan tetap tinggi namun tetap dalam koridor keamanan yang terjaga.

Stadion Brawijaya Kini Lebih Kokoh
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Saat ini, fokus utama renovasi pagar tersebut menyasar area lingkar selatan, mulai dari tribun Utama A hingga tribun Ekonomi di sisi Tenggara. Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan; bagian tersebut merupakan area yang sempat mengalami kerusakan atau jebol saat Persik melakoni laga perdana melawan Dewa United beberapa waktu lalu.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik, Tri Widodo, menjelaskan bahwa perbaikan ini merupakan prioritas utama demi memenuhi standar keamanan kompetisi. Ia menyebutkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan penilaian risiko (risk assessment) terhadap kondisi stadion.

"Fokus pertama kami memang memperbaiki pagar yang jebol kemarin. Berdasarkan penilaian Polda Jatim, tingkat risiko keamanan saat ini berada di angka 65, naik dari sebelumnya yang hanya 62. Angka ini diprediksi akan terus meningkat seiring dengan selesainya pemasangan seluruh pagar pembatas baru di seluruh area stadion," ujar Tri Widodo pada Jumat (9/10/2026).

Secara visual, pagar baru ini memang terlihat sangat tangguh. Memiliki panjang mencapai seratus meter dengan ketinggian tiga meter, pagar ini diperkuat dengan menggunakan besi tulang berukuran 12 inci. Pengerjaan masif ini dilakukan oleh Pemkot Kediri dengan memanfaatkan momentum jeda kompetisi FIFA Matchday yang berlangsung selama sekitar 20 hari.

Tri Widodo menambahkan bahwa meskipun pengerjaan dilakukan secara cepat atau "spartan", tantangan terbesar terletak pada pembuatan fondasi. "Proses yang cukup memakan waktu adalah bagian fondasi. Namun, untuk rangka pagarnya sendiri sudah disiapkan di bengkel, sehingga di lokasi tinggal melakukan pemasangan," tambahnya.

Meskipun pengerjaan masih terus berlangsung, pihak manajemen memastikan bahwa proses ini dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu jadwal pertandingan. Setelah laga kontra Madura United selesai, pengerjaan akan dilanjutkan ke arah tribun Ekonomi sisi Timur Laut.

Perlu diketahui, ini merupakan pembaruan besar pertama di Stadion Brawijaya. Sejak dilakukan renovasi besar-besaran pada tahun 2003 silam, belum pernah ada penggantian pagar pembatas penonton secara menyeluruh seperti yang dilakukan saat ini. Dengan komitmen penuh dari Pemkot Kediri, diharapkan seluruh area stadion sudah memiliki pagar baru yang standar sebelum musim kompetisi berakhir.

Related Post