portalbatang.id – Timnas Indonesia menghadapi tantangan besar jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen mini yang akan digelar di Jakarta dan Bandung mulai 25 September hingga 5 Oktober ini harus dilakoni tanpa kehadiran bek sekaligus kapten andalan, Jay Idzes, yang dipastikan absen karena cedera. Kehilangan pilar utama di lini belakang ini memaksa pelatih John Herdman memutar otak untuk menemukan pengganti yang sepadan.
Kabar buruk itu datang setelah Jay Idzes berjibaku membela Sassuolo di Liga Italia. Dalam laga sengit melawan Juventus pada pekan keempat Serie A 2026/2027, Senin (13/9/2026) dini hari WIB, Idzes mengalami cedera otot paha kiri. Pemeriksaan medis menunjukkan cedera tingkat sedang pada otot quadriceps, yang membuatnya harus menepi selama satu bulan penuh untuk proses pemulihan.

Absennya Jay Idzes menjadi pukulan telak bagi skuad Garuda. Sejak dinaturalisasi pada 2024, bek berusia 26 tahun itu telah menjadi tembok kokoh yang sulit tergantikan di jantung pertahanan Indonesia, seringkali berduet apik dengan Kevin Diks. Dengan 18 penampilan dan satu gol untuk Timnas, kepemimpinannya di lapangan akan sangat dirindukan. Kini, John Herdman dihadapkan pada tugas berat untuk memilih dari sejumlah opsi bek tangguh yang siap mengisi kekosongan tersebut.
Also Read
Berikut adalah empat bek yang berpotensi besar menjadi pilihan John Herdman untuk mengawal pertahanan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026:
1. Justin Hubner: Pilar Kokoh di Eredivisie
Justin Hubner kini menjelma menjadi pemain reguler di Eredivisie bersama Fortuna Sittard. Kemampuannya semakin terasah dengan selalu bermain penuh dalam enam pertandingan yang sudah dijalani Fortuna Sittard musim 2026/2027. Meskipun gawang Fortuna sudah kebobolan 14 gol, peran Hubner sebagai bek tak kenal kompromi sangat diapresiasi pelatih Dany Buijs. Di level Timnas Indonesia, Hubner telah mengoleksi 18 caps dan satu gol. Ia sudah dijajal John Herdman dalam beberapa laga, termasuk 25 menit melawan St. Kitts and Nevis, 73 menit menghadapi Bulgaria, dan 45 menit ketika bertemu Oman. Dengan postur tinggi sekitar 187 cm, Hubner dikenal sebagai bek tangguh dengan kemampuan membaca permainan, duel fisik yang kuat, serta piawai dalam intersep dan tekel krusial.
2. Elkan Baggott: Kebangkitan di Millwall
Keputusan Elkan Baggott pindah ke Millwall di musim panas 2026 terbukti tepat. Sejak hijrah dari Ipswich dengan status permanen pada 15 Juli lalu, bek jangkung ini justru mendapat menit bermain yang memadai di Divisi Championship. Tercatat, pemain berusia 23 tahun itu sudah memainkan tujuh pertandingan di seluruh kompetisi Millwall, dengan total 314 menit bermain. Ini adalah peningkatan signifikan dalam kariernya di Inggris. Setelah sempat kehilangan tempat di era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Baggott kini menjadi pilar di skuad John Herdman. Ia selalu bermain di empat pertandingan resmi Timnas Indonesia di bawah Herdman, bahkan tak tergantikan selama 90 menit saat mengalahkan Oman dan Mozambik. Dengan tinggi 1,96 meter, Baggott sangat piawai dalam menghalau bola atas, memenangi duel udara, serta memiliki ketenangan dan penempatan posisi yang baik.
3. Mathew Baker: Debutan Termuda dengan Potensi Besar
Pertandingan FIFA Matchday antara Timnas Indonesia versus Oman pada 5 Juni 2026 menjadi momen spesial bagi Mathew Baker. Ia resmi menjadi pemain termuda yang pernah bermain untuk Timnas Indonesia level senior dalam sejarah, menjalani debut di usia 17 tahun 23 hari. Baker, yang sebelumnya lebih banyak menghabiskan menit bermain untuk Timnas Indonesia U-16 dan kapten di level U-17, memecahkan rekor Arkhan Kaka. Pemain keturunan Indonesia-Australia ini memiliki tipikal versatile, mampu bermain sebagai bek tengah, bek kiri, hingga gelandang bertahan. Pengalamannya bersama Melbourne Victory di Liga Australia, ditambah kemampuannya dalam menguasai bola, memutus serangan lawan, berani melakukan pressing, dan mendistribusikan bola dengan baik, menjadikannya prospek cerah di lini belakang Garuda.
4. Rizky Ridho: Pengalaman dan Kepemimpinan Lokal
Rizky Ridho masih menjadi salah satu opsi teratas di lini belakang Timnas Indonesia. Dengan 54 caps, Ridho tergolong pemain penuh pengalaman dan bahkan menyandang ban kapten di Piala AFF 2026. Ia adalah salah satu pemain lokal yang mampu bersaing ketat dengan pemain-pemain diaspora dalam memperebutkan posisi di skuad utama John Herdman. Ridho sempat membentuk trio bek tengah bersama Jay Idzes dan Kevin Diks saat FIFA Series Maret 2026, dan kemudian menjadi kapten tak tergantikan bersama Kevin Diks serta Elkan Baggott di FIFA Matchday Juni 2026. Tenaga dan pengalaman bek Persija Jakarta ini masih sangat dibutuhkan. Bersama Persija musim ini, Ridho tak tergantikan dalam dua pertandingan awal BRI Super League 2026, menunjukkan kemampuannya dalam membaca lawan, soliditas, keuletan, dan ketenangan dalam membayangi lawan.
Dengan absennya Jay Idzes, John Herdman memiliki beberapa pilihan berkualitas untuk mengisi kekosongan di lini pertahanan. Keputusan akhir akan sangat krusial dalam menentukan kekuatan Timnas Indonesia menghadapi persaingan di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.




