Tembok Kokoh Maarten Paes Gagalkan Malaysia

Author Image

Dewi Laksmi

29 September 2026, 07:39 WIB

portalbatang.id – Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi saksi bisu perjuangan luar biasa penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, dalam laga krusial FIFA ASEAN Cup 2026. Menghadapi rival abadi, Malaysia, dalam laga kedua Grup A pada Senin (28/9/2026), Paes tampil bak pahlawan setelah berhasil menjaga kesucian gawang Garuda dari gempuran bertubi-tubi tim lawan. Pertandingan yang berakhir dengan skor kacamata 0-0 tersebut nyatanya merupakan hasil dari kerja keras luar biasa di lini pertahanan.

Situasi pertandingan sempat memanas dan menjadi sangat sulit bagi Indonesia setelah gelandang Thom Haye harus keluar lapangan lebih awal akibat kartu merah di babak pertama. Kehilangan pemain kunci di lini tengah membuat tekanan dari tim Malaysia meningkat drastis. Namun, di tengah tekanan hebat tersebut, Maarten Paes justru menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kiper terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini.

Tembok Kokoh Maarten Paes Gagalkan Malaysia
Gambar Istimewa : cdn0-production-images-kly.akamaized.net

Dalam sesi konferensi pers usai laga, Paes mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan tim dalam mempertahankan skor adalah kemampuan untuk tetap tenang di bawah tekanan. Menurutnya, ketika intensitas pertandingan meningkat, para pemain justru merasa lebih mudah untuk memusatkan fokus sepenuhnya pada pertandingan. Hal inilah yang membuat koordinasi antar pemain di lini belakang tetap terjaga meski dalam kondisi kekurangan pemain.

"Menurut saya, ketika situasi mulai terasa intens, kami bisa langsung fokus sepenuhnya dengan cukup mudah," ujar Paes menjelaskan rahasia ketenangan timnya.

Penjaga gawang yang merumput di Ajax Amsterdam ini juga membeberkan strategi yang diterapkan untuk menghadapi babak kedua. Ia sudah mengantisipasi bahwa Malaysia akan mengandalkan strategi umpan silang dan bola-bola liar untuk membongkar pertahanan Indonesia. "Kami harus terus berkomunikasi dengan lini pertahanan, dan itu terjadi secara alami. Di babak kedua, saya sudah mengantisipasi akan banyak umpan silang dan tembakan dari berbagai sudut. Kami sudah bersiap untuk memblokir setiap bola yang datang," tambahnya.

Tak hanya Paes, performa lini belakang Indonesia juga mendapat apresiasi tinggi, terutama dari Elkan Baggott. Paes secara khusus memuji kegigihan Baggott yang tampil sangat dominan dalam menghalau serangan lawan. Ia mencatat bahwa Baggott melakukan banyak aksi penyelamatan krusial, mulai dari blok hingga sapuan bola yang sangat vital di menit-menit akhir pertandingan.

Meski berhasil meraih satu poin berharga, Indonesia harus menghadapi tantangan baru. Akibat akumulasi kartu kuning, Maarten Paes dipastikan absen pada laga berikutnya. Hal ini membuka peluang bagi Emil Audero untuk mencatatkan debutnya bersama skuad Garuda. Tantangan besar menanti di depan mata, namun semangat juang yang ditunjukkan dalam laga melawan Malaysia menjadi modal berharga bagi perjalanan Timnas Indonesia di turnamen ini.

Related Post