portalbatang.id – Persib Bandung berhasil mencuri tiga poin penting di kandang FC Seoul dalam laga perdana Grup E AFC Champions League 2 pada Rabu, 16 September 2026. Kemenangan tipis 1-0 ini tak hanya disambut suka cita oleh Bobotoh, tetapi juga diwarnai apresiasi mendalam dari pelatih Igor Tolic terhadap sambutan hangat yang diterima timnya di Korea Selatan, sekaligus pengakuan atas strategi cerdik di balik perjalanan panjang yang melelahkan.
Setibanya di Seoul, skuad Maung Bandung merasakan keramahan luar biasa. Igor Tolic mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat, baik di hotel tempat mereka menginap maupun di seluruh kota. "Ketika kami tiba di Seoul, kami merasa luar biasa. Kami merasa disambut dengan hangat di hotel, juga di kota ini," ujar Tolic setelah pertandingan. Atmosfer di stadion pun tak luput dari pujian, disebutnya berlangsung sangat profesional dan ramah. Pelatih asal Kroasia ini bahkan berjanji akan membalas keramahan serupa saat FC Seoul berkunjung ke Bandung.

Namun, di balik sambutan yang menyenangkan, perjalanan menuju Korea Selatan bukanlah tanpa tantangan. Tolic mengakui bahwa durasi perjalanan yang panjang, mencapai 7-8 jam penerbangan ditambah waktu di bandara hingga total 10-12 jam, menjadi kendala serius dalam menjaga kondisi fisik pemain. "Ini menjadi perjalanan yang panjang. Setelah penerbangan 7-8 jam ditambah di bandara menjadi 10-12 jam, akan sulit untuk mengatur semua ini. Jadi ya, saya pikir logistik sangat penting," tegasnya. Kondisi ini secara langsung memengaruhi tempo permainan, yang menurut Tolic, berjalan sedikit lambat dari kedua belah pihak karena keharusan mengelola energi.
Also Read
Menyadari kondisi fisik tim yang tidak prima setelah perjalanan panjang, Persib memilih pendekatan yang lebih terukur. Tolic menjelaskan bahwa timnya tidak mungkin langsung menerapkan tekanan tinggi sepanjang pertandingan. Strategi menghemat energi hingga fase akhir pertandingan menjadi pilihan utama. "Kami tahu kami tidak bisa datang ke sini setelah tiga hari perjalanan ini dan langsung melakukan high pressing serta menuntut sesuatu yang ekstra," kata Tolic. "Jadi kami memutuskan untuk menghemat energi hingga akhir karena kami tidak tahu siapa yang bisa bertahan selama 90 menit."
Keberuntungan juga sedikit berpihak pada Persib. FC Seoul tidak menurunkan komposisi terbaiknya sejak awal laga, sebuah fakta yang diakui Tolic menjadi keuntungan bagi timnya. "Kami beruntung bahwa Seoul tidak tampil dengan tim penuh. Jadi, kami baru bisa melihat kualitas yang mereka miliki di babak kedua," imbuhnya. Meski demikian, Tolic menekankan bahwa kemenangan ini adalah hasil kerja kolektif yang solid. "Ketika Anda ingin menang pada akhirnya, (jika) Anda tidak bisa mencetak gol, kami bertahan dengan baik berkat kiper, lini belakang, lini tengah, dan lini depan," pungkasnya. Kemenangan ini, menurut Tolic, adalah bukti kekompakan dan kerja keras seluruh pemain yang berhasil memanfaatkan peluang dan mengamankan tiga poin berharga.




