portalbatang.id – Tim nasional Vietnam kini tengah berada dalam situasi sulit menjelang laga krusial melawan Malaysia. Bertanding dalam perebutan tempat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026, skuad berjuluk The Golden Stars tersebut harus menghadapi kenyataan pahit berupa badai cedera yang menimpa sejumlah pemain kunci mereka.
Berdasarkan laporan terbaru, Vietnam dipastikan kehilangan tenaga gelandang serang andalan mereka, Do Hoang Hen. Pemain naturalisasi asal Brasil tersebut mengalami cedera otot saat laga terakhir fase grup melawan Pakistan. Meski cedera yang dialami tidak dikategorikan sebagai cedera berat, namun waktu pemulihan yang tersisa dinilai terlalu singkat bagi pemain klub Hanoi FC tersebut untuk bisa kembali merumput pada pertandingan mendatang.

Kehilangan Hoang Hen menjadi pukulan telak bagi strategi tim. Pemain yang memiliki nama asli Hendrio Araujo da Silva ini merupakan motor kreativitas di lini depan yang sangat diandalkan oleh pelatih Kim Sang-sik untuk membongkar pertahanan lawan.
Also Read
Kondisi Bek Tengah Masih Abu-abu
Masalah Vietnam tidak berhenti di situ. Kondisi bek tengah, Bui Hoang Viet Anh, juga masih menjadi tanda tanya besar. Viet Anh mengalami masalah fisik serupa saat menghadapi Pakistan dan terpaksa ditarik keluar pada menit ke-79. Hingga saat ini, tim medis Vietnam masih melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi sang pemain. Jika Viet Anh dipastikan absen, Kim Sang-sik harus memutar otak untuk merombak susunan pemain di lini pertahanan.
Krisis pemain ini membuat Vietnam berada dalam posisi yang sangat rentan. Sebelum masalah cedera ini muncul, Vietnam sebenarnya sudah kehilangan Nguyen Xuan Son akibat cedera, ditambah lagi absennya Pham Gia Hung karena alasan keluarga. Dengan berkurangnya opsi pemain, Kim Sang-sik kini harus sangat selektif dalam mengelola sisa skuad yang tersedia.
Persiapkan Laga Layaknya Final
Meski pertandingan melawan Malaysia hanya akan menentukan siapa yang berhak menduduki posisi ketiga, Kim Sang-sik menegaskan bahwa timnya tidak boleh meremehkan laga ini. Ia menginstruksikan seluruh pemainnya untuk tetap fokus dan mempersiapkan pertandingan tersebut dengan intensitas setara pertandingan final.
"Kami akan mendekati pertandingan berikutnya seperti sebuah final," tegas pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Selain mengejar prestise juara ketiga, laga ini juga memiliki nilai strategis bagi Vietnam. Kemenangan atas Malaysia sangat penting bagi Vietnam untuk menjaga stabilitas posisi mereka di peringkat 100 besar FIFA. Dengan modal kemenangan dramatis atas Pakistan di laga sebelumnya, Vietnam diharapkan mampu menemukan formula terbaik untuk mengatasi keterbatasan skuad demi mengakhiri turnamen dengan hasil maksimal.




