portalbatang.id – Pencarian bakat pesepak bola muda di Indonesia kini memasuki babak baru yang lebih ambisius. Geothermal Soccer Indonesia (GSI) meluncurkan inisiatif untuk menyisir potensi-potensi tersembunyi hingga ke pelosok negeri, menggandeng sejumlah legenda sepak bola nasional. Program ini tidak hanya bertujuan menemukan bintang lapangan hijau masa depan, tetapi juga sekaligus memperkenalkan energi bersih panas bumi kepada masyarakat luas.
Ketua GSI, Carson Hakama, mengungkapkan rencana besar ini dalam gelaran Indonesia Sports Summit di Jakarta pada Sabtu (12/9/2026). GSI akan melibatkan tiga nama besar yang pernah mengharumkan nama Timnas Indonesia: Ilham Jayakesuma, Syamsir Alam, dan Zulham Zamrun. Ketiganya akan berperan sebagai pemandu bakat (scouting) utama dalam program ini.

"Dengan adanya para legenda ini, kami akan rekrut sebagai salah satu scouting. Jadi geothermal ini akan membuat liga-liga usia muda," terang Carson. Rencananya, GSI akan membentuk liga-liga usia muda khusus untuk anak-anak setingkat SMP di wilayah-wilayah terpencil di seluruh Indonesia, memberikan wadah kompetisi yang selama ini mungkin sulit mereka akses.
Also Read
Carson Hakama menjelaskan bahwa program ini memiliki dua tujuan utama yang saling terkait. Selain menemukan talenta sepak bola masa depan, GSI juga ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang energi panas bumi sebagai sumber energi bersih dan berkelanjutan.
"Kami ingin mengenalkan geothermal dan mempublikasikan geothermal sebagai energi bersih ini melalui panas bumi," ujarnya. Pemilihan sepak bola sebagai medium sosialisasi bukan tanpa alasan. "Kenapa sepak bola? Karena sepak bola ini adalah olahraga masyarakat yang dikenal publik dari segala usia maupun dari segala kalangan. Jadi tidak memandang bulu dari sisi usia maupun pekerjaan, jabatan, dan lain-lain. Jadi ini adalah media yang paling baik, yaitu sepak bola untuk mengenalkan panas bumi ke masyarakat," sambungnya.
Mantan striker Timnas Indonesia, Ilham Jayakesuma, yang kini menukangi tim muda Persita Tangerang, sangat mendukung langkah GSI ini. Menurutnya, banyak talenta luar biasa yang selama ini belum terjangkau, terutama di wilayah Indonesia Timur yang kerap melahirkan bintang-bintang sepak bola.
"Iya, salah satunya itu. Jadi yang enggak terjangkau dari kita apalagi daerah Kupang, Nusa Tenggara Timur kan banyak sekali talenta-talenta," kata Ilham. Ia bahkan berbagi pengalaman bahwa di tim asuhannya saat ini, ada tiga pemain muda berbakat yang berasal dari Nusa Tenggara Timur. Ilham menambahkan, para legenda tidak hanya akan memberikan klinik kepelatihan (coaching clinic) untuk talenta muda, tetapi juga akan turut serta dalam sosialisasi mengenai energi geothermal.




