Misi Besar PSIM Yogyakarta Hadapi Dewa United

Author Image

Dewi Laksmi

5 November 2026, 23:06 WIB

portalbatang.id – > PSIM Yogyakarta kini tengah berada dalam situasi yang cukup menantang. Menjelang laga krusial melawan Dewa United pada pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027, Laskar Mataram harus berpacu dengan waktu untuk mematangkan persiapan teknis maupun fisik. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Jumat (6/11/2026) sore WIB ini, menjadi ujian pembuktian setelah sebelumnya mereka berhasil menumbangkan Borneo FC dengan skor 2-1.

Di tengah euforia kemenangan sebelumnya, PSIM sebenarnya sedang berada dalam masa transisi kepelatihan yang cukup krusial. Tim kini sedang dalam proses adaptasi dengan pelatih anyar mereka, Risto Vidakovic. Namun, sebuah tantangan muncul di mana proses administrasi sang pelatih asal Serbia tersebut masih dalam tahap penyelesaian. Hal ini menyebabkan kepastian apakah Risto dapat berdiri di pinggir lapangan untuk memberikan instruksi langsung saat laga berlangsung masih menjadi tanda tanya.

Misi Besar PSIM Yogyakarta Hadapi Dewa United
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Guntur Cahyo Utomo, yang saat ini bertindak sebagai pelatih sementara atau caretaker, mengungkapkan bahwa manajemen waktu menjadi kunci utama dalam persiapan kali ini. Mengingat jeda antar pertandingan yang sangat singkat, tim dituntut untuk sangat cerdas dalam mengatur program latihan agar pemain tidak mengalami kelelahan berlebih.

"Waktu pemulihan atau recovery yang kami miliki relatif sangat pendek. Oleh karena itu, fokus utama kami adalah memaksimalkan proses pemulihan fisik agar kondisi pemain kembali fit. Pasca laga melawan Borneo, kami menggunakan waktu yang ada untuk mengembalikan kondisi fisik pemain ke level optimal," ujar Guntur dalam sesi konferensi pers, Kamis (5/11/2026).

Selain urusan fisik, aspek teknis juga menjadi perhatian serius. Guntur menjelaskan bahwa tim sedang melakukan evaluasi mendalam terhadap kekurangan pada pertandingan sebelumnya. Meski sedang dalam masa transisi, kolaborasi antara jajaran pelatih lama dan baru justru diharapkan menjadi kekuatan tambahan.

"Kami melakukan dua sesi latihan bersama Coach Risto. Kami berusaha membenahi apa yang perlu diperbaiki berdasarkan evaluasi pertandingan lalu. Secara kolektif, saya rasa tim ini akan lebih kuat karena ada tambahan perspektif baru. Kami selalu berdiskusi dan melakukan pertemuan sebelum latihan untuk menyatukan visi," tambah Guntur.

Terkait kendala administrasi yang dialami Risto Vidakovic, Guntur mengakui bahwa urusan tersebut melibatkan prosedur kenegaraan yang tidak bisa diselesaikan secara instan. Meski demikian, ia optimis bahwa kehadiran Risto akan memberikan warna baru dalam strategi tim, meskipun secara fisik Guntur yang akan lebih banyak terlihat di pinggir lapangan untuk sementara waktu.

Menutup sesi, bek PSIM Yogyakarta, Raka Cahyana Rizky, menyatakan bahwa mentalitas para pemain tetap terjaga dengan baik. Ia menegaskan bahwa seluruh skuad dalam kondisi sehat dan siap memberikan performa terbaik. "Persiapan kami berjalan cukup baik. Semua pemain dalam kondisi bugar, dan target kami sangat jelas: mengamankan tiga poin penuh besok," tegas Raka.

Related Post