Pemalang, Jawa Tengah – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2025 di Desa Wanarata, Kecamatan Bantarbolang, resmi dimulai Rabu (23/7/2025). Bertema "Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah", program ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Danramil 09/Bantarbolang, Kapten Inf Sarmin, mewakili Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif S., menjelaskan detail proyek. TMMD akan membangun jalan baru sepanjang [panjang jalan baru] meter, melakukan pemadatan/pengerasan jalan sepanjang 275 meter dengan lebar 3 meter. Selain itu, akan dibangun sebuah jembatan sepanjang 11 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 1 meter. Proyek juga mencakup pembangunan talud sepanjang 23 meter (2 sisi) dengan lebar 0,4 meter dan tinggi 1,2 meter, serta talud tambahan sepanjang 238 meter, lebar 0,4 meter, dan tinggi 1,5-2 meter. Sebagai pelengkap, akan dibangun rabat beton sepanjang 60 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 0,15 meter. Kapten Sarmin berharap partisipasi aktif masyarakat melalui gotong royong untuk memaksimalkan hasil pembangunan.

Dukungan penuh diberikan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Sekretaris Daerah (Sekda) Pemalang, Heriyanto, menyatakan komitmen Pemkab untuk bersinergi dengan TNI dalam pembangunan daerah. Sebagai bentuk dukungan terhadap TMMD tahap III ini, Pemkab mengalokasikan bantuan keuangan sebesar Rp 222 juta kepada Pemerintah Desa Wanarata. Heriyanto menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga turut berkontribusi dengan bantuan sebesar Rp 227 juta. Ia berharap infrastruktur yang dibangun dapat meningkatkan taraf hidup dan perekonomian masyarakat Desa Wanarata. Pembangunan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan pemerintah dalam membangun daerah.
