Banyuwangi, Portal Batang ID – Ratusan warga Banyuwangi yang tergabung dalam relawan Sahabat Dokter Agung (SDA) antusias mengikuti diskusi politik bersama Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur, dr. Agung Mulyono, di Pesona Osing Caf&Resto, Gambiran, Sabtu (22/11/2025). Acara ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dan keluh kesah mereka langsung kepada wakil rakyatnya.
Dalam forum bertajuk "Pendidikan Politik Bagi Masyarakat untuk Mensukseskan Pembangunan Jawa Timur" tersebut, Dokter Agung menekankan pentingnya peran relawan SDA tidak hanya sebagai pendukung, tetapi juga sebagai penggerak kepedulian sosial di lingkungan masing-masing. "Jika ada warga yang sakit, tolong perhatikan. Kita bantu rujuk. Kesehatan harus menjadi prioritas," ujarnya, yang disambut dengan ucapan terima kasih dan doa dari para relawan.

Suasana diskusi semakin hangat ketika Dokter Agung menegaskan bahwa politik adalah ruang gotong royong untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat. "Komunikasi adalah kunci. Wakil rakyat membutuhkan masukan, dan masyarakat membutuhkan saluran agar didengar," jelasnya.
Sesi dialog membuka berbagai persoalan riil yang dihadapi masyarakat. Rohmah, seorang peserta, menyampaikan kesulitan biaya cuci darah yang dialami kerabatnya. Dokter Agung segera merespons dengan menginstruksikan relawan SDA untuk membantu proses administrasi pengajuan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS. "BPJS itu wajib. Jika kesulitan membayar, ajukan SKTM," tegasnya.
Safari, warga Margomulyo, menyampaikan apresiasi atas perhatian Dokter Agung selama ini dan mendoakannya agar selalu sehat. Ia menuturkan bahwa bantuan terop yang diberikan Dokter Agung sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam kondisi darurat.
Peserta dari berbagai wilayah, seperti Gambiran, Glenmore, dan Genteng, secara bergantian menyampaikan persoalan terkait kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Menutup dialog, Dokter Agung menekankan pentingnya forum seperti ini menjadi tradisi baru di Banyuwangi. "Politik adalah sarana perubahan. Jika masyarakat paham, pembangunan dapat tepat sasaran," pungkasnya.
