Jakarta, Portal Batang ID – Gelandang muda Timnas Indonesia, Ivar Jenner, kini mengalihkan fokusnya dari tugas negara menuju tantangan baru bersama Dewa United. Usai memperkuat Skuad Garuda di FIFA Series 2026, pemain berusia 22 tahun ini bertekad untuk segera mengamankan posisi inti di klubnya dalam lanjutan Super League 2025/2026.
Meski baru dua bulan bergabung dengan skuad berjuluk Banten Warrior, Jenner telah mencatatkan lima penampilan di Super League dan satu kali di AFC Challenge League. Namun, satu hal yang masih menjadi target utamanya adalah bermain penuh selama 90 menit, sebuah capaian yang belum berhasil ia raih. Menit bermain terbanyaknya terjadi saat Dewa United menahan imbang Persija Jakarta 1-1 pada 15 Maret lalu, di mana ia tampil selama 86 menit.

Mantan pemain akademi Ajax dan FC Utrecht ini sebelumnya telah menegaskan bahwa motivasi utamanya hijrah ke Liga Indonesia adalah untuk mendapatkan jam terbang yang konsisten di level kompetisi profesional. Setelah banyak menghabiskan waktu di kasta kedua Liga Belanda bersama Jong Utrecht, Ivar merasa inilah momen yang tepat untuk membuktikan kualitasnya di tim utama sebuah klub profesional.
"Bagi saya, yang terpenting sekarang adalah menit bermain. Itulah alasan saya mengambil langkah ini agar bisa bermain di tim utama," ungkap Ivar, seperti dikutip Portal Batang ID.
Statistik dari iLeague menunjukkan kontribusi Ivar Jenner yang signifikan selama 576 menit bermainnya di Dewa United. Ia mencatatkan tingkat keberhasilan umpan mencapai 85,9% dengan 231 umpan sukses. Selain itu, ia dikenal memiliki kemampuan mengatur tempo permainan, terlibat dalam 384 sentuhan bola, dan memiliki tingkat keberhasilan duel sebesar 46,8%. Debutnya dinilai positif, memberikan warna baru dan kontrol yang lebih baik di lini tengah Dewa United.
Ivar juga mengungkapkan bahwa keputusannya untuk berkarier di Dewa United merupakan bagian dari strategi jangka panjang sebelum nantinya kembali meniti karier di Benua Biru. Satu hal yang menarik perhatian adalah kekaguman Ivar terhadap fasilitas yang dimiliki Dewa United. Pemain berusia 22 tahun ini mengaku terkejut dengan kualitas fasilitas latihan yang sangat mumpuni.
"Fasilitas di sini jauh lebih baik daripada yang biasa saya temui di Belanda. Level latihannya pun mengejutkan, ternyata sangat bagus," tuturnya.
Keputusan Ivar untuk merumput di Liga Indonesia tidak lepas dari peran penting rekan setimnya di Timnas, Rafael Struick. Ivar mengaku sempat berkonsultasi dengan Rafael sebelum akhirnya memantapkan hati untuk bergabung dengan Dewa United.