WMO Peringatkan: El Nino Kembali, Cuaca Dunia Siap Berubah Drastis!
Jakarta – Dunia kembali dihadapkan pada ancaman perubahan iklim ekstrem menyusul pengumuman dari Badan Meteorologi Dunia (WMO). Organisasi tersebut memprediksi kembalinya fenomena El Nino pada bulan Mei mendatang, yang diperkirakan akan memicu gejolak cuaca global selama sembilan hingga dua belas bulan ke depan.

Peringatan ini dikeluarkan oleh WMO setelah analisis mendalam terhadap kondisi atmosfer dan lautan. El Nino, sebuah fenomena iklim alami yang ditandai dengan pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur, dikenal memiliki dampak signifikan terhadap pola cuaca di seluruh dunia. Kemunculannya seringkali berkorelasi dengan peningkatan suhu global dan perubahan pola curah hujan yang ekstrem.
Kembalinya El Nino diproyeksikan akan membawa serangkaian konsekuensi cuaca ekstrem. Di beberapa wilayah, hal ini dapat memicu kekeringan parah dan gelombang panas yang berkepanjangan, sementara di wilayah lain justru berpotensi menyebabkan curah hujan tinggi dan banjir. Fluktuasi cuaca yang tidak menentu ini diperkirakan akan berlangsung setidaknya selama 9 hingga 12 bulan setelah kemunculannya, menuntut kewaspadaan tinggi dari berbagai negara.
Para ahli iklim dan meteorologi mendesak berbagai negara untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempersiapkan langkah mitigasi. Kesiapan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti kekeringan, banjir, dan badai, menjadi krusial untuk meminimalkan dampak negatif terhadap sektor pertanian, kesehatan, dan infrastruktur. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan fenomena ini akan terus dipantau oleh Portal Batang ID.
