Heated Rivalry 2: Kualitas Jadi Prioritas, Penggemar Diminta Bersabar Hingga 2027
Jakarta – Kabar gembira sekaligus penantian panjang menyelimuti para penggemar serial populer "Heated Rivalry". Musim kedua serial adaptasi novel ini telah dikonfirmasi akan berlanjut, bahkan sebelum penayangan musim perdananya rampung. Namun, penonton setia harus menyiapkan kesabaran ekstra, sebab kelanjutan kisah Shane Hollander dan Ilya Rozanov diperkirakan tidak akan tayang pada tahun 2026, melainkan kemungkinan besar baru dapat dinikmati pada tahun 2027.
Jacob Tierney, sutradara sekaligus penulis naskah "Heated Rivalry", mengungkapkan bahwa pendekatan kreatif untuk musim kedua akan sangat berbeda dibandingkan dengan musim pertama. Ia menjelaskan bahwa proses produksi musim pertama berlangsung dengan sangat cepat: dikonfirmasi pada Januari 2025, mulai diproduksi Maret 2025, dan sudah tayang pada November 2025. Kecepatan luar biasa ini, menurut Tierney, tidak dapat diulang untuk musim kedua.
"Sudah tidak bisa lagi bersamaan tahun depan," ujar Tierney seperti diberitakan Variety pada Senin (22/12). "Waktu-waktu seperti ini tahun lalu, saya langsung menulis lima adaptasi buku. Tapi sekarang, saya sama sekali tidak menulis apa pun. Jadi, sepertinya akan membutuhkan waktu lebih lama, tapi akan dicoba segera."
Tierney sangat memahami antusiasme tinggi penggemar yang tak sabar menantikan kelanjutan cerita. Namun, ia menegaskan komitmennya untuk tidak terburu-buru merilis musim kedua yang berpotensi mengecewakan kualitasnya. "Kami mengerti bahwa tujuan semua orang adalah untuk tidak menunggu dua tahun antar musim," katanya. "Dan pada saat yang sama, saya tidak ingin merilis musim kedua yang terburu-buru dan hasilnya buruk hanya karena serial ini sangat populer."
Ia menambahkan, "Tetapi kami sangat menyadari bahwa mitra kreatif kami antusias dan tidak ingin menunggu terlalu lama. Kami akan kembali bekerja!"
"Heated Rivalry" sendiri merupakan serial yang diadaptasi dari seri novel "Game Changers" karya Rachel Reid. Kisahnya berfokus pada dinamika hubungan dan persaingan antara kapten dua tim hoki, Shane Hollander dari Montreal Metros dan Ilya Rozanov dari Boston Raiders. Karakter-karakter ikonik ini diperankan oleh Hudson Williams dan Connor Storrie. Serial ini mengambil inspirasi dari buku kedua "Heated Rivalry" dan buku keenam "The Long Game" dalam seri tersebut.
Konfirmasi kelanjutan musim kedua telah diumumkan sejak 19 Desember. Meskipun HBO Max memegang lisensi penayangan di beberapa wilayah, mereka memastikan tidak akan terlibat dalam proses kreatif musim kedua. Serial ini telah mendapatkan sambutan luar biasa dari kritikus dan penonton, dengan keenam episodenya meraih rating di atas 9/10 di IMDb. Bahkan, episode kelima yang berjudul "I’ll Believe in Anything" berhasil mencetak rating sempurna 10/10 berdasarkan lebih dari 30 ribu ulasan.
Dengan komitmen pada kualitas yang menjadi prioritas utama, penantian hingga tahun 2027 diharapkan akan terbayar lunas dengan musim kedua "Heated Rivalry" yang tak kalah memukau.