Ronaldo Disarankan Pensiun daripada Pindah ke MLS
Megabintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo, tengah menjadi sorotan setelah sebuah saran mengejutkan muncul: ia diimbau untuk mempertimbangkan pensiun ketimbang melanjutkan karier di Major League Soccer (MLS) usai kontraknya dengan Al Nassr rampung.

Kontrak CR7 bersama klub Arab Saudi tersebut sejatinya baru akan berakhir pada Juni 2027. Namun, spekulasi mengenai masa depannya tetap mengemuka, termasuk potensi kepindahan sebelum kontrak usai. Isu inilah yang menarik perhatian Anders Limpar, eks pemain Arsenal, yang komentarnya dikutip dari Heavy.com berdasarkan laporan NewBettingSites.
Meski usianya kini menginjak 41 tahun, ketajaman Ronaldo di depan gawang lawan tak perlu diragukan. Musim ini, ia telah membukukan 25 gol dari 29 penampilan di semua kompetisi bersama Al Nassr, membuktikan kapasitasnya sebagai mesin gol yang tak lekang oleh waktu.
Dengan torehan impresif tersebut, kapten timnas Portugal ini juga tengah memburu rekor fantastis 1000 gol sepanjang kariernya. Total gol resmi Ronaldo bersama klub dan timnas saat ini tercatat 961 gol (menurut FIFA) atau 967 gol (termasuk laga tidak resmi FIFA).
Menanggapi rumor kepindahan Ronaldo ke MLS setelah petualangannya di Arab Saudi, Limpar berpendapat bahwa opsi pensiun setelah Piala Dunia 2026 akan menjadi pilihan terbaik.
"Jika MLS ingin menjadi liga yang lebih besar lagi, seharusnya mereka ingin mendatangkan bintang seperti Cristiano Ronaldo ke AS, tetapi dia sudah berusia 41 tahun sekarang. Dia cedera pada dua pertandingan terakhir bersama Portugal, dan dia akan segera bermain di Piala Dunia," ujar Limpar.
Eks pemain Colorado Rapids itu melanjutkan, "Saya mengagumi pemain seperti Lionel Messi dan Ronaldo dan mereka masih bisa terus bermain, semua yang telah mereka menangkan, itu luar biasa, tetapi tentu saja Ronaldo harus pensiun sekarang setelah Piala Dunia."
Menurut Limpar, perjalanan karier Ronaldo di MLS tidak akan semudah yang dibayangkan. Sebagai ‘Designated Player’ atau pemain khusus yang direkrut di luar batas gaji, beban ekspektasi untuk selalu mencetak gol akan sangat tinggi. "Mengapa Anda memulai perjalanan lain di MLS pada usia 41 tahun? Itu bukan liga yang mudah untuk dimainkan. Ada banyak pemain yang sangat bagus di sana," tegas Limpar.
Ia menambahkan pesan penutup kepada Ronaldo: "Demi warisan Anda, cetaklah 1000 gol Anda dan kemudian akhiri karier Anda."
Dilansir dari Portal Batang ID
