portalbatang.id – Drama luar biasa tersaji di Banten International Stadium (BIS), Serang, saat Persita Tangerang menjamu Bali United dalam lanjutan pekan ketujuh BRI Super League musim 2026/2027, Minggu (25/10/2026). Pemain tengah Persita, Pablo Ganet, muncul sebagai pahlawan setelah berhasil menyelamatkan tim berjuluk Pendekar Cisadane tersebut dari kekalahan menyakitkan di hadapan pendukung sendiri.
Pertandingan yang berlangsung sengit ini sebenarnya sudah tampak dikuasai oleh tim tamu. Bali United berhasil memimpin lebih dulu pada menit ke-28 melalui aksi tajam Marko Dugandzic. Skor 1-0 tersebut bertahan cukup lama, membuat Persita Tangerang tampak kesulitan untuk membongkar pertahanan rapat tim asal Pulau Dewata tersebut.

Namun, semangat pantang menyerah skuad asuhan Carlos Pena baru benar-benar meledak di masa injury time. Ketika laga tampak akan berakhir dengan kemenangan Bali United, Pablo Ganet yang merupakan gelandang petarung asal Guinea Khatulistiwa melakukan aksi heroik. Pada menit ke-96+6, Ganet berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan, mengubah skor menjadi imbang 1-1. Gol dramatis ini sekaligus memastikan rekor tak terkalahkan Persita tetap terjaga.
Also Read
Meski gagal mengamankan tiga poin penuh, hasil imbang ini tetap memberikan nilai positif bagi catatan statistik Persita. Hingga pekan ketujuh ini, Pendekar Cisadane belum mencicipi pahitnya kekalahan. Dari enam pertandingan yang telah dijalani, mereka berhasil mengantongi tiga kemenangan dan tiga hasil imbang.
Usai pertandingan, pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, memberikan tanggapan terkait hasil yang diraih anak asuhnya. Meski merasa puas karena rekor tak terkalahkan tetap terjaga, pelatih asal Spanyol tersebut mengaku ada rasa kecewa karena timnya sebenarnya berhak mendapatkan kemenangan mutlak.
"Kami memang mendapatkan satu poin di akhir laga, tetapi sejujurnya saya merasa kami pantas mendapatkan tiga poin hari ini," ujar Carlos Pena dengan nada kecewa namun tetap apresiatif.
Pena menambahkan bahwa performa menyerang timnya sebenarnya sangat dominan sepanjang laga. Ia menilai Persita telah menciptakan peluang paling banyak dibandingkan pertandingan-pertandingan sebelumnya di liga. Namun, masalah akurasi di depan gawang menjadi kendala utama yang membuat kemenangan gagal diraih.
"Saya yakin pada pertandingan ini kami menciptakan peluang paling banyak dibandingkan enam laga sebelumnya di liga. Namun, kami kurang akurat dalam memanfaatkan kesempatan. Kami tidak bisa mencetak lebih banyak gol," lanjut mantan pelatih Persija Jakarta tersebut.
Kendati demikian, Carlos Pena tetap memberikan apresiasi tinggi kepada mentalitas para pemainnya. Ia memuji kegigihan para penggawa Persita yang tidak menyerah hingga peluit panjang dibunyikan. Menurutnya, kemampuan untuk tetap berjuang di menit-menit akhir adalah modal penting untuk menghadapi persaingan ketat di BRI Super League musim ini.
Hasil imbang ini membuat persaingan di papan klasemen BRI Super League 2026/2027 semakin memanas, di mana setiap poin sangat berharga untuk menjaga posisi tim di papan atas.




