PEMALANG – Kurang dari setahun memimpin, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, bersama Wakil Bupati Nurkholes, berhasil membuktikan komitmennya kepada masyarakat. Enam program unggulan dari total 12, yang menjadi janji kampanye untuk mewujudkan "Pemalang Bercahaya," telah berhasil direalisasikan.
Keberhasilan ini tak lepas dari sinergi dan kerja keras seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Pemalang. Enam program yang telah dinikmati masyarakat meliputi: seragam sekolah gratis, akses Wifi gratis di ruang publik, pengadaan ambulans desa, jaminan ketersediaan pupuk bersubsidi, bantuan kendaraan operasional untuk pondok pesantren, serta santunan kematian.

Infrastruktur dan Wajah Baru Kota
Kepala DPU PR Pemalang, Joko Tri Asmoro, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur terus dikebut. Pada tahun 2025, direncanakan ada 186 paket pekerjaan, termasuk 179 paket jalan dan 7 paket jembatan.
"Ini adalah bagian dari upaya kami mendukung penuh 12 program unggulan Bupati. Salah satu prioritas utama adalah penataan wajah kota di area Citywalk Sudirman. Insyaallah, pertengahan Desember ini akan diresmikan," ujar Joko Tri.
Pendidikan dan Teknologi Merata
Di sektor pendidikan, Kepala Disdikbud Pemalang, Ismun Hadiyo, melaporkan bahwa program seragam gratis telah didistribusikan sejak November. Bantuan ini menyasar siswa dari keluarga kurang mampu, dengan rincian 5.800 setel seragam untuk 2.990 siswa SD dan 12.392 setel untuk 6.196 siswa SMP. Selain itu, bantuan senilai Rp 750 juta juga dialokasikan untuk TK Negeri dan 30 lembaga PAUD di desa-desa yang masuk kategori miskin ekstrem.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Pemalang, Joko Ngatmo, menekankan komitmennya dalam merealisasikan program internet gratis. "Internet gratis merata adalah slogan kami. Penempatannya tidak hanya di balai desa, tetapi juga di area publik, sehingga masyarakat dapat mengakses informasi dengan mudah," tegasnya.
Pertanian, Keagamaan, dan Kesehatan Terjamin
Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Pemalang memastikan bahwa stok pupuk subsidi aman. Hingga saat ini, serapan pupuk Urea (kuota 22.000 ton) baru mencapai 70% dan NPK (kuota 14.000 ton) mencapai 80%, menunjukkan ketersediaan pupuk yang melimpah bagi petani.
Di bidang keagamaan, Kabag Kesra Setda Pemalang, Kholimin, menyebutkan bahwa lima pondok pesantren telah menerima bantuan kendaraan operasional untuk mendukung kegiatan pendidikan santri.
Program kesehatan juga menjadi prioritas. Program "Satu Desa Satu Ambulans" telah direalisasikan secara bertahap sejak 100 hari kerja Bupati. Beberapa desa yang telah menerima bantuan ambulans antara lain Desa Simpur, Bulakan, Parunggalih, Jatingarang, Longkeyang, Gongseng, Mandiraja, Plakaran, Klareyan, Karangasem, Kebagusan, Wonogiri, Kebojongan, Padek, Pesantren, dan Kertosari.
