Misi Borneo FC di Perempat Final AFC

Author Image

Dewi Laksmi

23 Oktober 2026, 07:06 WIB

portalbatang.id – Langkah ambisius Borneo FC di kancah Asia kini memasuki babak yang lebih krusial. Setelah berhasil mengamankan posisi puncak di Grup D pada ajang AFC Challenge League 2026/2027, tim kebanggaan Kalimantan ini kini tengah bersiap menghadapi tantangan besar di fase perempat final. Namun, sebelum melangkah lebih jauh, mata para penggemar sepak bola tanah air tertuju pada persaingan sengit di Grup E yang akan menentukan siapa lawan yang harus dihadapi oleh Pesut Etam.

Dalam format kompetisi kali ini, AFC Challenge League membagi wilayah persaingan menjadi dua bagian besar, yakni Regional Barat dan Regional Timur. Borneo FC yang berada di jalur Regional Timur kini hanya perlu menunggu hasil akhir dari persaingan di Grup E untuk mengetahui siapa yang akan menjadi penghalang mereka menuju babak selanjutnya. Berdasarkan regulasi turnamen, juara Grup D akan dipertemukan dengan tim yang menempati posisi runner-up dari Grup E.

Misi Borneo FC di Perempat Final AFC
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Persaingan di Grup E sendiri sedang berada dalam tensi yang sangat tinggi. Grup ini dihuni oleh empat tim yang memiliki karakter permainan berbeda, yakni Manila Digger dari Filipina, Shan United dari Myanmar, Hang Yuan dari Chinese Taipei, dan Kasuka dari Brunei Darussalam. Hingga saat ini, peta kekuatan menunjukkan bahwa persaingan sangat ketat antara Manila Digger dan Shan United.

Berdasarkan klasemen sementara, Manila Digger saat ini memimpin jalannya kompetisi dengan raihan empat poin. Meski demikian, posisi mereka belum sepenuhnya aman. Tim asal Filipina tersebut masih harus waspada karena Shan United membayangi dengan jumlah poin yang sama persis. Perbedaan tipis dalam selisih gol menjadi satu-satunya faktor yang saat ini membuat Manila Digger masih berada di singgasana klasemen.

Pertarungan penentuan akan terjadi pada laga pamungkas Grup E yang dijadwalkan berlangsung di Thuwunna Stadium, Yangon, pada Sabtu (24/10/2026). Pertandingan ini diprediksi akan menjadi laga hidup mati bagi kedua tim. Pemenang dari duel ini akan mengunci status juara grup, sementara yang kalah akan terlempar ke posisi runner-up.

Bagi Borneo FC, siapa pun yang keluar dari Grup E akan menjadi ujian mental yang berbeda. Jika Manila Digger yang lolos, Borneo FC harus siap menghadapi gaya permainan teknis khas klub Filipina. Namun, jika Shan United yang menjadi runner-up, maka fisik dan ketangguhan mental akan menjadi kunci utama menghadapi wakil Myanmar tersebut.

Keberhasilan Borneo FC menembus fase ini merupakan pencapaian membanggakan bagi sepak bola Indonesia. Kini, strategi matang dan kesiapan fisik pemain menjadi harga mati untuk memastikan langkah mereka tidak terhenti di perempat final dan mampu membawa nama harum Indonesia di level Asia.

Related Post