PSIM Siap Guncang GBT Hadapi Persebaya

Author Image

Dewi Laksmi

8 September 2026, 11:06 WIB

portalbatang.id – Laskar Mataram, PSIM Yogyakarta, bersiap menghadapi ujian berat di pekan kedua BRI Super League 2026/2027. Mereka akan bertandang ke markas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Minggu, 13 September 2026 malam WIB. Duel ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan juga ajang pembuktian bagi kedua tim yang sama-sama mengincar kemenangan perdana musim ini.

Baik PSIM maupun Persebaya memulai kampanye liga dengan hasil imbang 1-1 di laga pembuka. PSIM ditahan Persita Tangerang, sementara Persebaya juga berbagi angka dengan skor serupa. Hasil ini menempatkan PSIM di posisi kesembilan dan Persebaya di urutan ke-11 klasemen sementara, membuat pertandingan di GBT menjadi krusial untuk mendongkrak posisi mereka di awal musim.

PSIM Siap Guncang GBT Hadapi Persebaya
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Namun, PSIM datang dengan modal psikologis yang cukup kuat. Mereka memiliki memori manis saat terakhir kali bertandang ke GBT musim lalu, di mana Laskar Mataram berhasil mencuri kemenangan tipis 1-0 berkat gol semata wayang Ezequiel Vidal. Kemenangan tersebut tentu menjadi suntikan motivasi bagi skuad asuhan Jean-Paul van Gastel untuk kembali menorehkan hasil positif di kandang Bajul Ijo.

Meski demikian, Van Gastel tidak ingin terburu-buru dalam menentukan strategi. Pelatih berusia 54 tahun itu menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap penampilan timnya saat melawan Persita. "Saya belum tahu (strategi untuk Persebaya). Saya harus menyaksikan rekaman pertandingan dulu sebelum memutuskan bagaimana cara bermain dan pemain mana yang akan menjadi starter," ujar Van Gastel.

Fokus utama Van Gastel saat ini adalah membenahi kekurangan dan mengoptimalkan kekuatan timnya sendiri. "Untuk saat ini, saya akan mengevaluasi kembali pertandingan pertama kami. Apa yang bisa ditingkatkan dan apa yang sudah berjalan baik. Setelah itu secara bertahap saya akan mempersiapkan tim untuk laga melawan Persebaya," tambahnya.

PSIM masih memiliki waktu untuk mematangkan persiapan sebelum bertolak ke Surabaya. Van Gastel bertekad memastikan timnya kembali tampil dengan performa terbaik. Ia juga menekankan bahwa PSIM memiliki gaya bermain yang khas, namun fleksibilitas dalam penyesuaian detail taktik akan menjadi kunci menghadapi karakteristik lawan. "Kami memiliki gaya bermain tertentu yang ingin diterapkan, hanya saja terkadang detailnya berbeda. Jadi saya harus melihat detail apa yang perlu kami ubah," jelasnya.

Kemenangan musim lalu memang menjadi modal berharga, namun Van Gastel mengingatkan bahwa setiap pertandingan adalah cerita baru. PSIM harus tetap waspada dan tidak menjadikan hasil masa lalu sebagai satu-satunya patokan. Pertarungan di GBT diprediksi akan berjalan sengit, menjadi ajang adu taktik dan mental bagi kedua tim yang sama-sama lapar akan kemenangan.

Related Post