portalbatang.id – Semangat membara terpancar dari wajah para siswi sekolah dasar saat mengikuti gelaran MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Jakarta Jaya Seri 1 musim 2026/2027. Kompetisi ini bukan sekadar ajang adu ketangkasan, melainkan sebuah gerakan besar untuk menumbuhkan kecintaan terhadap sepak bola putri sejak usia dini. Melalui Festival SenengSoccer, talenta-talenta muda berbakat mulai menunjukkan taringnya di lapangan hijau.
Salah satu sorotan utama dalam kompetisi ini adalah penampilan memukau dari Naufalyn Fikria Rabbani. Siswi asal SDN Cipulir 03 ini berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan menjadi peserta tercepat dalam menyelesaikan berbagai rintangan teknis. Naufalyn sukses menorehkan waktu fantastis, yakni 35,52 detik, yang membuatnya unggul jauh dari pesaing lainnya.

Keberhasilan Naufalyn tidak diraih dengan mudah. Ia harus bersaing ketat dengan Hawra Gumaisha Ardifa dari SDN Jatinegara 10 Pagi yang menempati posisi kedua dengan catatan waktu 41,76 detik. Sementara itu, peringkat ketiga ditempati oleh Shanum Zalika Khattab dari SDN Duren Sawit 01 yang mencatatkan waktu 42,90 detik.
Also Read
Bagi Naufalyn, mengikuti Festival SenengSoccer adalah pengalaman yang sangat berharga. Gadis kecil berusia tujuh tahun ini mengaku sangat antusias karena dapat mempelajari teknik-teknik dasar sepak bola secara langsung. Ia merasa kompetisi ini menjadi wadah yang tepat untuk mengasah kemampuannya dalam mengolah si kulit bundar.
"Saya belajar banyak lewat SenengSoccer ini, mulai dari cara mengoper bola, menggiring bola, hingga menendang ke arah gawang. Saya ingin terus berlatih supaya bisa menjadi pemain sepak bola yang hebat di masa depan," ungkap Naufalyn dengan penuh semangat.
Potensi besar yang dimiliki Naufalyn tidak luput dari perhatian pelatihnya di SDN Cipulir 03, Muhammad Soleh. Ia menilai bahwa konsistensi Naufalyn dalam berlatih adalah kunci utama perkembangannya. Meski selama ini fasilitas latihan di sekolahnya masih terbatas—hanya menggunakan area lantai sekolah dengan frekuensi dua hingga tiga kali seminggu—semangat para siswi tidak pernah surut.
Soleh optimis bahwa minat yang tinggi terhadap sepak bola putri di sekolahnya merupakan modal berharga untuk pembinaan jangka panjang. Menurutnya, kemampuan dasar Naufalyn seperti dribbling, heading, dan akurasi tendangan sudah cukup mumpuni untuk level usianya. Namun, ia menekankan pentingnya latihan rutin agar sang pemain siap naik ke level kompetisi yang lebih tinggi, seperti kategori usia KU-12.
Kompetisi MLSC Jakarta Jaya Seri 1 musim 2026/2027 ini merupakan ajang yang sangat masif. Tercatat sebanyak 1.600 siswi dari 112 sekolah (MI dan SD) di wilayah Jakarta dan sekitarnya turut berpartisipasi. Mereka bertanding dalam format 7 vs 7, yang terbagi ke dalam 32 tim untuk Kategori Usia (KU) 10 dan 111 tim untuk KU 12.
Setelah melalui fase penyisihan yang sengit, rangkaian pertandingan MilkLife Soccer Challenge ini akan mencapai puncaknya pada babak semifinal dan final. Pertandingan penentuan untuk kategori KU 10 dan KU 12 tersebut dijadwalkan akan digelar di stadion megah Jakarta International Stadium (JIS) pada Minggu, 25 Oktober 2026.



