Arsenal Pincang Jelang Laga Krusial Kontra Manchester City
Jakarta – Skuad Arsenal kembali dihantam kabar tak sedap. Winger Noni Madueke dilaporkan mengalami cedera dalam pertandingan sengit melawan Sporting Lisbon pada leg kedua perempat final Liga Champions, Kamis (16/4) dini hari WIB. Insiden ini menambah panjang daftar pemain yang harus menepi dari lapangan, tepat jelang duel krusial di Liga Inggris.

Berdasarkan laporan dari Daily Mail, Madueke terlibat benturan keras dengan pemain Sporting Lisbon, Pedro Goncalves, sekitar menit ke-60 pertandingan yang berakhir imbang tanpa gol tersebut. Akibat insiden itu, Madueke tampak terkapar di rumput hijau dan tak mampu melanjutkan laga. Posisinya kemudian digantikan oleh pemain muda berbakat, Max Dowman.
Cedera yang menimpa Madueke ini tentu menjadi pukulan telak bagi Arsenal, mengingat mereka akan menghadapi Manchester City di Stadion Etihad dalam lanjutan Liga Inggris akhir pekan ini. Madueke kini bergabung dengan sejumlah punggawa The Gunners lainnya yang sudah lebih dulu menghuni ruang perawatan.
Sebelumnya, nama-nama seperti Bukayo Saka, Martin Odegaard, Jurrien Timber, dan Riccardo Calafiori telah absen dalam pertandingan melawan Sporting di Emirates Stadium, serta saat kekalahan dari Bournemouth di Liga Inggris pekan lalu. Kondisi ini membuat pelatih Mikel Arteta harus memutar otak lebih keras dalam meracik strategi.
Pelatih Mikel Arteta dipastikan sangat berharap para pemain pilarnya dapat segera pulih dan kembali memperkuat tim. Kehadiran mereka sangat vital dalam menjaga asa Arsenal di tengah persaingan ketat memperebutkan gelar juara dengan Manchester City.
Saat ini, Arsenal masih kokoh di puncak klasemen Liga Inggris dengan raihan 70 poin, namun hanya unggul enam angka dari Man City yang masih menyimpan satu pertandingan. Oleh karena itu, laga tandang ke markas Man City menjadi sangat krusial. Kekalahan di laga ini akan membuat selisih poin semakin menipis, sekaligus menambah tekanan berat bagi The Gunners dalam upaya mengakhiri puasa gelar Liga Inggris yang telah berlangsung selama 22 tahun.