Jakarta, 23 Desember 2025 – Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung secara resmi memutuskan untuk mengembalikan kantor kepresidenan ke kompleks Gedung Biru, Cheong Wa Dae, yang merupakan simbol tradisional kekuasaan negara tersebut. Keputusan ini sekaligus membatalkan kebijakan kontroversial mantan Presiden Yoon Suk Yeol, yang dimakzulkan pada April lalu, yang sebelumnya memindahkan pusat pemerintahan ke kompleks Kementerian Pertahanan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Portal Batang ID, pemindahan kantor utama presiden ke Gedung Biru diperkirakan akan rampung menjelang perayaan Natal tahun ini. Namun, kediaman resmi presiden tidak akan serta-merta dipindahkan bersamaan. Hal ini dikarenakan sebagian area Gedung Biru masih menjalani inspeksi menyeluruh akibat dugaan kerusakan yang terjadi pada masa pemerintahan sebelumnya. Rencana lanjutan terkait hal tersebut akan diumumkan secara bertahap.

Kebijakan pengembalian ini menandai berakhirnya periode kontroversial yang dimulai oleh mantan Presiden Yoon Suk Yeol. Pada tahun 2022, Yoon memutus tradisi puluhan tahun dengan memindahkan kantor dan kediaman presiden dari Gedung Biru ke deretan bekas gedung Kementerian Pertahanan di kawasan pusat Seoul. Langkah tersebut menuai kritik tajam, terutama terkait isu keamanan dan biaya fantastis yang mencapai US$40 juta (sekitar Rp668 miliar). Tidak hanya itu, kebijakan ini juga memicu perdebatan di kalangan ahli feng shui, setelah sejumlah pesaing politik menuding Yoon dipengaruhi pandangan bahwa lokasi Gedung Biru dianggap tidak membawa keberuntungan.
Sejak ditinggalkan oleh Yoon, kompleks Gedung Biru telah dibuka untuk publik dan menjadi salah satu daya tarik utama. Hingga pertengahan Juni 2025, tercatat lebih dari delapan juta pengunjung telah memadati kompleks bersejarah ini. Dikenal dengan nama Cheong Wa Dae dalam bahasa Korea, Gedung Biru mendapatkan namanya dari ubin biru khas yang menutupi atap bangunan utamanya, serta berlokasi indah di kaki Gunung Bugaksan.
Sebelumnya, Presiden Lee, yang memenangkan pemilu pada Juni lalu, pernah memiliki janji untuk memindahkan kantor kepresidenan ke Kota Sejong, sebuah lokasi di selatan Seoul yang menjadi pusat beberapa kementerian dan dinilai strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, hingga kini kantor kepresidenan belum mengungkapkan rencana terhadap kompleks Kementerian Pertahanan yang akan ditinggalkan tersebut. Langkah pengembalian ke Gedung Biru ini menegaskan kembali nilai historis dan simbolis dari kompleks tersebut sebagai jantung pemerintahan Korea Selatan.
