Mojokerto, Portal Batang ID – Warga Desa Modongan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, akhirnya dapat bernapas lega. Aspirasi mereka terkait kondisi infrastruktur yang memprihatinkan, khususnya jalan rusak dan banjir, telah sampai ke telinga wakil rakyat.
Muhammad Soleh, Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, menyambangi langsung Desa Modongan pada Minggu (23/11/2025) untuk menyerap aspirasi warga. Kedatangan Soleh disambut hangat oleh masyarakat yang sudah lama mendambakan perbaikan infrastruktur di wilayah mereka.

Dalam dialog yang berlangsung terbuka, warga menyampaikan keluh kesah terkait tiga persoalan utama. Pertama, kondisi jalan desa yang rusak parah dan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk akses ke pendidikan, kesehatan, dan kegiatan ekonomi. Kedua, masalah banjir yang kerap melanda saat musim hujan akibat saluran air yang tidak memadai. Beberapa warga bahkan harus berjuang keras menyelamatkan rumah mereka dari genangan air.
Menanggapi keluhan tersebut, Soleh memastikan bahwa aspirasi warga Modongan akan menjadi prioritas. Ia menegaskan bahwa perbaikan jalan dan penanganan banjir akan diusulkan masuk dalam agenda program Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
"Semua aspirasi panjenengan sudah kami tampung. Untuk jalan rusak dan banjir, Insya Allah masuk di APBD 2026. Tahun depan akan masuk tahap finalisasi perencanaan," ujar Soleh.
Soleh juga meminta warga untuk terus mengawal proses perencanaan pembangunan dan menjaga kondisi lingkungan agar masalah banjir tidak semakin parah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, kabupaten, dan provinsi agar program infrastruktur dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Dengan adanya sinergi yang baik, diharapkan perbaikan infrastruktur di Desa Modongan dapat segera terealisasi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
