JOMBANG, Portal Batang ID – Gelombang rasa syukur dan cinta terhadap KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) terus bergema di Jombang. Sejumlah organisasi masyarakat menggelar tasyakuran meriah sebagai ungkapan terima kasih atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden RI ke-4 tersebut oleh Presiden Prabowo Subianto. Acara yang berlangsung di Cafe D’Java Taman Tirta Wisata, Jombang, menjadi ajang refleksi mendalam atas keteladanan dan perjuangan Gus Dur.
Forum Komunikasi Masyarakat Jombang (FKMJ), Aliansi Masyarakat Jombang (AMJ), Forum Lintas Iman, Barikade Gus Dur, PCTAI, Madas, dan Seniman Lesbumi NU Jombang bersatu dalam acara ini. Mereka mengenang jasa-jasa Gus Dur dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan yang universal.

Ketua DPRD Jombang, Hadi Atmaji, yang turut hadir, menegaskan bahwa Gus Dur adalah pahlawan kemanusiaan yang patut menjadi teladan. "Kami ingin meneruskan perjuangan beliau dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, keadilan sosial, serta keberpihakan kepada kaum lemah. Wujud cinta dan penghormatan kepada beliau itu diterapkan dalam keseharian," ujarnya.
Gus Zulfikar Damam Ikhwanto, Koordinator Aliansi Masyarakat Jombang, menambahkan bahwa Gus Dur sangat layak menyandang gelar pahlawan karena sifat egaliternya. "Gus Dur adalah sosok yang tidak memandang status. Masyarakat Indonesia begitu cinta kepada beliau karena ia melihat semua manusia mempunyai hak yang sama. Beliau pejuang kemanusiaan sejati," tegasnya.
Gus Antok, putra KH Abdul Adhim Dimyati, berbagi cerita tentang kedekatan keluarganya dengan Gus Dur. Ia mengisahkan bagaimana Gus Dur, meski bukan lagi presiden, bersedia menjadi penengah dalam konflik di sebuah perguruan tinggi swasta di Jombang. "Gus Dur tak pernah melihat keberadaan Abah Adhim sebagai kawannya. Beliau sangat egaliter dan sosialnya sangat tinggi," ungkapnya.
Abah Suudi, seniman dan Ketua Lesbumi NU Jombang, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah atas penganugerahan gelar pahlawan kepada Gus Dur. "Tasyakuran ini sebagai rasa cinta kami kepada beliau. Beliau merupakan kawan, guru, juga pejuang yang luar biasa terhadap kemanusiaan," pungkasnya.
