Legenda ASEAN Soroti Kekuatan Timnas Indonesia

Author Image

Dewi Laksmi

21 September 2026, 04:39 WIB

portalbatang.id – Antusiasme menjelang FIFA ASEAN Cup 2026 semakin memuncak, terutama setelah gelaran Trophy Tour di Sarinah, Jakarta Pusat, Minggu (20/9/2026). Acara tersebut menjadi sorotan publik sepak bola regional, menghadirkan sejumlah legenda dari berbagai negara ASEAN untuk memberikan pandangan mereka tentang kekuatan Timnas Indonesia yang akan menjadi tuan rumah.

Dua legenda sepak bola dari negara tetangga, Baihakki Khaizan dari Singapura dan Safiq Rahim dari Malaysia, turut hadir sebagai pembicara dalam sesi talk show. Mereka bergabung dengan ikon Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto dan Ponaryo Astaman, untuk membahas persiapan dan potensi skuad Garuda. Timnas Indonesia sendiri akan bersaing di Grup A Divisi 1 bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh.

Legenda ASEAN Soroti Kekuatan Timnas Indonesia
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Baihakki Khaizan, bek tangguh yang pernah menjadi pilar Timnas Singapura, secara terbuka menyatakan kekagumannya terhadap strategi pengembangan Timnas Indonesia. "Saya sangat menghargai siapa pun yang merancang rencana ini untuk Timnas Indonesia. Mereka memanfaatkan segala sumber daya yang ada untuk memperkuat tim," ujar Baihakki. Ia menambahkan bahwa Indonesia kini memiliki banyak pemain berkualitas dan persaingan di turnamen nanti dipastikan akan sangat seru. "Kita harus siap-siap. Saya yakin ini akan sangat menarik," tegasnya.

Senada dengan Baihakki, mantan kapten Timnas Malaysia, Safiq Rahim, juga menyoroti peningkatan kualitas Timnas Indonesia. Menurut Safiq, skuad Garuda saat ini jauh lebih berkualitas dibandingkan era ketika ia masih aktif bermain. Safiq, yang telah lima kali berhadapan dengan Indonesia sepanjang kariernya, melihat perubahan signifikan. "Ada perbedaan besar antara dulu dan sekarang. Pemain Indonesia sekarang memiliki kualitas yang sangat tinggi, jauh lebih baik, dan mampu mencapai level yang membanggakan di ASEAN," jelasnya.

Di tengah rivalitas sengit antara Malaysia dan Indonesia di lapangan hijau, Safiq Rahim mengingatkan pentingnya sportivitas dan persaudaraan. Ia menegaskan bahwa persaingan hanya terjadi selama 90 menit pertandingan. "Kita serumpun. Di dalam lapangan kita lawan, tapi di luar lapangan kita berteman, satu keluarga," ucap Safiq, yang memiliki 80 caps untuk Malaysia. Ia berharap yang terbaik untuk semua tim yang akan berlaga di FIFA ASEAN Cup 2026, menjanjikan pertandingan-pertandingan besar yang patut dinantikan.

Related Post