YOGYAKARTA, Portal Batang ID – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) menggelar Simposium Gerakan Nasional Pasal 33 UUD 1945 di Yogyakarta, Rabu (5/11/2025), sebagai upaya merumuskan strategi melawan ketimpangan ekonomi dan dominasi oligarki yang dianggap semakin mencengkeram perekonomian Indonesia.
Ketua Umum Eksekutif Nasional LMND, Muh. Isnain Mukada, menegaskan bahwa simposium ini bertujuan untuk membangun persatuan yang kuat untuk menghadapi apa yang disebutnya sebagai "kaum serakahnomic."

"Dalam melawan kaum serakahnomic, kita harus membangun persatuan yang sejati," ujar Isnain.
Isnain menekankan bahwa persatuan nasional yang kokoh, yang berpihak pada kepentingan rakyat, adalah kunci untuk melawan kekuatan ekonomi yang serakah. Persatuan ini, menurutnya, bukan hanya sekadar slogan, tetapi sebuah kerja sama nyata antara mahasiswa, buruh, petani, dan seluruh elemen masyarakat untuk merebut kembali kedaulatan ekonomi bangsa.
Lebih lanjut, Isnain menyoroti pentingnya menghidupkan kembali semangat Pasal 33 UUD 1945 sebagai landasan sistem ekonomi nasional. Pasal ini menekankan bahwa rakyat adalah pemilik dan pengelola sumber daya ekonomi.
"Dengan semangat persatuan dan gotong royong, para peserta simposium berkomitmen memperluas gerakan Pasal 33 sebagai basis perjuangan nasional menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur," pungkas Isnain.
