PEMALANG – Warga Desa Kalangdepok, Kecamatan Bodeh, Pemalang dikejutkan dengan penemuan seekor ular sanca kembang berukuran 3 meter di ventilasi sebuah rumah pada Sabtu (15/11/2025) lalu. Kejadian ini memicu kekhawatiran warga dan mendorong Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemalang untuk mengusulkan pembangunan pos pemadam kebakaran (Damkar) baru di wilayah tersebut.
Menurut Kepala Satpol PP Pemalang, Achmad Hidayat, peristiwa bermula ketika seorang lansia bernama Sutiah, warga Desa Karangdepok, mendapati ular sanca tersebut berada di atas ventilasi rumahnya sekitar pukul 05.30 WIB. Sutiah kemudian melaporkan kejadian itu ke Satlakar Karangdepok, yang selanjutnya diteruskan ke Pos Damkar Comal.

"Begitu laporan masuk, kami langsung teruskan ke Pos Damkar Comal yang lokasinya terdekat. Karena memang di Kecamatan Bodeh belum memiliki pos damkar, padahal sering terjadi kejadian non kebakaran yang membutuhkan penanganan dari petugas damkar," jelas Achmad Hidayat.
Petugas Damkar Comal segera tiba di lokasi dan melakukan pengamanan terhadap ular sanca tersebut. Meskipun ular sanca tidak memiliki bisa yang mematikan, ukurannya yang besar dan lilitannya yang kuat dapat membahayakan warga jika tidak ditangani oleh tenaga profesional.
"Ularnya sekarang sudah diamankan petugas, menunggu lokasi yang tepat dan jauh dari pemukiman untuk merilisnya. Karena ular memiliki peran penting bagi rantai makanan di alam terutama pengendalian hama tikus," imbuhnya.
Menanggapi kejadian ini, Satpol PP Pemalang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim penghujan, karena banyak hewan melata seperti ular yang mencari tempat berlindung dan berpotensi masuk ke rumah-rumah warga. Selain itu, Satpol PP Pemalang berharap agar pemerintah daerah dapat mempertimbangkan pembangunan pos Damkar baru di Kecamatan Bodeh untuk mempercepat penanganan kejadian serupa di masa mendatang.
